PORTAL7.CO.ID - Sinergi antara TNI dan Pemerintah Daerah di Kediri membuahkan hasil nyata dalam pembangunan ekonomi kerakyatan melalui Gerai Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP). Sebanyak 390 titik gerai dipastikan segera beroperasi untuk melayani masyarakat di seluruh wilayah Kota dan Kabupaten Kediri. Langkah strategis ini terungkap dalam rapat koordinasi virtual bersama Wakil Panglima TNI Jenderal Tandyo Budi Revita pada awal Maret 2026.

Dandim 0809/Kediri Letkol Inf Dhavid Nur Hadiansyah melaporkan bahwa progres pembangunan fisik hingga saat ini telah menyentuh angka 85 persen. Dari total target tersebut, sebanyak 337 titik telah mendapatkan kucuran dana segar senilai Rp 213,2 miliar. Proyek ambisius ini melibatkan kolaborasi erat antara Wali Kota Kediri Vinanda Prameswati, Bupati Hanindhito Himawan Pramana, serta jajaran kepolisian setempat.

Pembangunan gerai ini disesuaikan dengan jumlah administratif wilayah, yakni 344 desa di Kabupaten Kediri dan 46 kelurahan di Kota Kediri. Meskipun progres di tingkat kabupaten sudah mencapai 96 persen, masih terdapat beberapa tantangan teknis yang harus diselesaikan di lapangan. Beberapa kendala mencakup status lahan yang masuk dalam kategori Lahan Pertanian Pangan Berkelanjutan (LP2B) serta lahan sawah yang dilindungi.

Letkol Inf Dhavid Nur Hadiansyah menegaskan pihaknya terus menjalin komunikasi intensif dengan kepala daerah untuk mencari jalan keluar atas kendala lahan tersebut. "Sudah kami komunikasikan dengan Bupati dan Wali Kota agar ada solusi terbaik, sehingga seluruh titik bisa segera terealisasi," ungkapnya dalam paparan tersebut. Koordinasi lintas sektor menjadi kunci utama agar sisa 53 titik yang masih dalam proses penyelesaian dapat segera rampung.

Selain masalah regulasi lahan, tantangan geografis seperti akses jalan yang terbatas dan status lahan Perhutani juga menjadi perhatian serius tim pelaksana. Di wilayah perkotaan, kendala utama bergeser pada keterbatasan lahan kosong akibat padatnya pemukiman dan kawasan pertokoan. Pemerintah daerah kini mulai melirik pemanfaatan aset tidak produktif milik BUMN maupun Pemprov sebagai alternatif lokasi gerai KDKMP.

Pihak Kodim 0809/Kediri optimis bahwa sisa pembangunan yang terkendala akan tuntas dalam waktu dekat antara bulan Maret hingga April tahun ini. Targetnya, setiap desa dan kelurahan wajib memiliki satu unit koperasi yang berfungsi sebagai penggerak roda ekonomi lokal. Fokus saat ini adalah memastikan seluruh persyaratan administratif dan teknis terpenuhi agar operasional gerai tidak mengalami hambatan di masa depan.

Program KDKMP ini diharapkan menjadi tonggak baru dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat Kediri melalui sistem ekonomi yang lebih terorganisir. Letkol Inf Dhavid menekankan bahwa keberadaan koperasi ini bukan sekadar pembangunan fisik, melainkan upaya memperkuat ketahanan ekonomi nasional dari tingkat desa. Dengan beroperasinya 390 gerai tersebut, masyarakat diharapkan dapat merasakan dampak langsung dari pemerataan akses ekonomi di wilayahnya.

Sumber: Infonasional

https://www.infonasional.com/390-gerai-koperasi-desa-kediri