PORTAL7.CO.ID - Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sulawesi Selatan menunjukkan respons cepat dengan menyalurkan bantuan logistik kepada warga yang menjadi korban musibah kebakaran di Kabupaten Bulukumba. Bantuan ini diserahkan pada hari Sabtu, 25 April 2026, sebagai bentuk kepedulian pemerintah daerah terhadap masyarakat yang tertimpa musibah.

Musibah kebakaran tersebut mengakibatkan sebanyak 42 warga kehilangan tempat tinggal mereka. Penyaluran bantuan ini bertujuan utama untuk meringankan beban para penyintas yang kini harus berjuang untuk memenuhi kebutuhan dasar sehari-hari pasca-kejadian.

Staf Khusus Gubernur Sulsel, Rahmat, secara langsung menyerahkan bantuan logistik tersebut kepada para korban di lokasi kejadian. Penyerahan ini merupakan tindak lanjut dari respons cepat Dinas Sosial Provinsi Sulsel terhadap insiden yang terjadi.

Dilansir dari Detikcom, kebakaran hebat tersebut dilaporkan telah menghanguskan sedikitnya 12 unit rumah warga di area tersebut. Peristiwa ini terjadi di kawasan Jalan Diponegoro, Kelurahan Terang-terang, Kecamatan Ujung Bulu, Bulukumba.

Dugaan awal berdasarkan investigasi di lapangan menunjukkan bahwa sumber api diduga berasal dari korsleting listrik. Insiden ini diperkirakan menimbulkan kerugian materiil yang nilainya mencapai miliaran rupiah bagi para pemilik bangunan.

Saat ini, warga yang terdampak sangat membutuhkan pasokan air bersih serta peralatan dapur sebagai kebutuhan mendesak untuk aktivitas sehari-hari. Kebutuhan dasar ini menjadi prioritas utama dalam penanganan pasca-bencana di lokasi pengungsian.

Salah satu korban terdampak, Asri, menyatakan rasa terima kasihnya atas perhatian yang diberikan oleh pemerintah daerah di tengah kesulitan yang sedang mereka hadapi. Ia menyampaikan apresiasi langsung kepada perwakilan gubernur.

"Terima kasih atas kepedulian bapak Gubernur Sulawesi Selatan Andi Sudirman Sulaiman," kata Asri, salah satu korban, saat berbicara kepada Staf Khusus Gubernur.

Asri juga mengungkapkan rasa syukurnya karena bantuan logistik tersebut tiba tepat waktu saat warga sedang dalam kondisi mengungsi dan sangat membutuhkan pemenuhan kebutuhan dasar. Ia mendoakan kesehatan bagi pimpinan daerah yang telah memberikan bantuan tersebut.