PORTAL7.CO.ID - Pemerintah Kota (Pemkot) Kupang, Nusa Tenggara Timur (NTT), telah mengambil langkah konkret untuk mengatasi masalah infrastruktur yang telah lama menjadi keluhan masyarakat setempat. Fokus utama saat ini adalah perbaikan ruas Jalan Iman Budiman yang dikenal rawan mengalami kerusakan berulang.
Proyek perbaikan ini mencakup pekerjaan fisik pada jalur jalan tersebut dengan total panjang sekitar satu kilometer. Langkah ini diambil sebagai upaya untuk memberikan solusi permanen terhadap masalah pemeliharaan jalan yang selama ini kerap terjadi di area tersebut.
Total alokasi anggaran yang digelontorkan untuk proyek infrastruktur krusial ini mencapai angka fantastis, yakni sebesar Rp 5,57 miliar. Anggaran tersebut dialokasikan melalui perencanaan yang telah disusun jauh sebelumnya, yaitu untuk tahun anggaran 2025.
Pelaksanaan proyek ini secara resmi telah dimulai, menandai dimulainya pekerjaan di lapangan setelah seluruh tahapan administrasi selesai dilaksanakan. Hal ini menunjukkan komitmen Pemkot Kupang dalam meningkatkan kualitas layanan publik melalui perbaikan sarana prasarana dasar.
Menurut informasi yang dihimpun dari Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Kupang, Jeffrey Pelt, aktivitas pengerjaan di lapangan sudah mulai berjalan. Lokasi spesifik pengerjaan ini berada di area sekitar GOR, tempat jalan tersebut sering mengalami penurunan kualitas.
"Pengerjaan di area sekitar GOR tersebut sudah mulai berjalan setelah proses kontrak selesai," kata Jeffrey Pelt.
Dilansir dari JABARONLINE.COM, pembangunan ini dirancang menggunakan material beton yang kuat. Penggunaan beton ini diharapkan mampu menahan tantangan kondisi tanah rawa yang menjadi penyebab utama kerusakan jalan di ruas tersebut.
Proyek perbaikan ini merupakan kelanjutan dari upaya Pemkot untuk memastikan bahwa infrastruktur vital di pusat kota dapat berfungsi optimal dan aman bagi seluruh pengguna jalan. Dengan perbaikan ini, diharapkan frekuensi kerusakan jalan dapat diminimalisir secara signifikan.