PORTAL7.CO.ID - Pemerintah secara resmi telah meluncurkan program Bantuan Stimulan Perumahan Swadaya (BSPS) untuk tahun anggaran 2026, yang juga dikenal sebagai program bedah rumah. Kebijakan terbaru ini membawa kabar baik bagi Provinsi Banten, yang diprioritaskan dengan jatah renovasi mencapai 5.000 unit hunian.

Informasi mengenai peningkatan alokasi ini disampaikan langsung oleh Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP), Maruarar Sirait, saat acara peluncuran nasional. Acara tersebut turut dihadiri oleh berbagai lembaga keuangan dan badan pemberdayaan ekonomi rakyat, dilansir dari Detikcom.

Kenaikan kuota untuk Banten ini merupakan dampak langsung dari perluasan cakupan program bedah rumah secara nasional. Pemerintah pusat telah menaikkan target sasaran renovasi rumah tidak layak huni dari semula hanya 45.000 unit menjadi mencapai 400.000 unit di seluruh Indonesia.

Menteri Maruarar Sirait menjelaskan secara spesifik peningkatan yang diterima Banten dalam program tahun ini. "Tahun lalu Banten dapet 1.700 (unit), naik jadi 5.000 (unit) yang dibedah (untuk tahun ini)," ujar Maruarar Sirait dalam pernyataannya di lokasi acara.

Data per Maret 2026 menunjukkan bahwa Provinsi Banten sudah memiliki 3.322 unit rumah yang siap untuk melalui proses renovasi. Diperkirakan, angka ini akan terus bertambah hingga mencapai total 6.975 unit sepanjang tahun 2026 berjalan.

Detail pembagian bantuan juga telah dirinci oleh jajaran Kementerian PKP. Direktur Jenderal Kawasan Permukiman Kementerian PKP, Fitrah Nur, menyoroti Kabupaten Tangerang sebagai salah satu wilayah dengan porsi bantuan terbesar.

"Setiap penerima bantuan akan memperoleh dana stimulan senilai Rp 20 juta," kata Fitrah Nur, merinci alokasi dana tersebut. Dana ini terbagi menjadi Rp 17,5 juta untuk pembelian material bangunan dan sisanya Rp 2,5 juta untuk upah jasa tukang.

Fitrah Nur juga menegaskan kesiapan jajarannya dalam menyukseskan program ini di tingkat daerah. "Jadi kami laporkan kami siap untuk launching program BSPS di tahun 2026 karena teman-teman dari balai, satker, dan ppk semuanya mengikuti acara ini secara online," ujar Fitrah Nur.

Seremoni peluncuran tersebut dihadiri oleh sejumlah tokoh penting dari berbagai kementerian dan lembaga. Pejabat yang turut hadir antara lain Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian, Gubernur Banten Andra Soni, Kepala BPS Amalia Adininggar Widyasanti, serta Komisioner BP Tapera Heru Pudyo Nugroho.