PORTAL7.CO.ID - Kabar kurang menyenangkan menyelimuti kubu Timnas Inggris seiring dengan dimulainya agenda internasional terbaru. Beberapa pemain inti dilaporkan harus mengakhiri tugas negara lebih cepat akibat kendala kebugaran fisik yang signifikan.
Tiga penggawa andalan yang membela Arsenal, yaitu Declan Rice, Bukayo Saka, dan Noni Madueke, dipastikan telah meninggalkan skuad The Three Lions. Ketiganya kini telah kembali ke London Utara untuk menjalani perawatan medis intensif bersama klub mereka.
Kepulangan mendadak ketiganya menjadi pukulan cukup telak bagi tim yang saat itu diasuh oleh Thomas Tuchel. Inggris sebelumnya baru saja menyelesaikan laga uji coba berat melawan Uruguay yang berakhir imbang 1-1.
Pemeriksaan medis yang komprehensif telah dilakukan terhadap ketiga pemain tersebut sebelum diputuskan untuk dipulangkan. Langkah ini diambil sebagai tindakan pencegahan untuk memastikan tidak ada risiko kerusakan jaringan otot atau sendi yang lebih parah terjadi.
Situasi ini menimbulkan kekhawatiran besar bagi Arsenal, mengingat klub tersebut akan segera menghadapi periode krusial. Jadwal padat menanti The Gunners, termasuk perempat final Piala FA dan kompetisi Eropa.
Thomas Tuchel, pelatih Timnas Inggris, menjelaskan bahwa pihaknya tidak ingin memaksakan pemain yang kondisinya belum sepenuhnya prima untuk tampil di lapangan. Keputusan ini murni didasarkan pada pertimbangan kesehatan pemain.
"Tidak ada yang bisa saya tambahkan, saya bukan ahli medis. Kami sudah melakukan pemeriksaan setelah pertandingan, tetapi tidak satu pun dari mereka bisa bertahan untuk mendapatkan menit bermain," ujar Tuchel.
Meskipun para pemain menunjukkan semangat tinggi untuk tetap membela tim nasional, staf kepelatihan memilih untuk bersikap rasional demi keselamatan jangka panjang mereka. Tuchel menekankan bahwa keselamatan fisik pemain adalah prioritas utama saat ini.
"Mereka sudah menjalani pemeriksaan medis, mereka sangat ingin bermain dan terlibat, tetapi tidak masuk akal mengambil risiko ini. Jika ini pertandingan terakhir musim, mungkin kami akan mencoba segalanya," katanya.