PORTAL7.CO.ID - Masa depan pelatih kepala Newcastle United, Eddie Howe, saat ini masih menjadi subjek pembicaraan hangat menyusul rentetan performa tim yang mengecewakan di Liga Primer. Klub kini menempati posisi ke-12 klasemen sementara, sebuah penurunan signifikan dari performa musim sebelumnya.

Meskipun demikian, Chief Executive Newcastle, David Hopkinson, telah memberikan sinyal kuat bahwa posisi Howe belum berada di ujung tanduk. Klub menegaskan bahwa mereka "belum berencana melakukan perubahan saat ini" terkait posisi pelatih kepala, dilansir dari bbc.com.

Musim ini menghadirkan tantangan berat bagi The Magpies, terutama setelah pencapaian gemilang mereka sebelumnya. Newcastle berhasil menembus babak 16 besar Liga Champions dan mencapai semifinal Carabao Cup musim ini.

Namun, kekalahan telak 7-2 dari Barcelona pada pertengahan Maret dan kekalahan 2-1 dari rival sekota Sunderland di derby Tyne-Wear menjadi pukulan telak bagi moral tim dan suporter. Kekalahan derby tersebut sontak memicu reaksi keras dari basis penggemar di St James' Park.

Pihak manajemen klub secara tegas menyatakan dukungan penuh terhadap Howe, mengingat kontribusinya di masa lalu. Howe sukses membawa Newcastle lolos ke Liga Champions pada tahun 2023 dan 2025, serta mengakhiri penantian panjang dengan menjuarai EFL Cup musim lalu.

David Hopkinson menekankan bahwa manajemen tidak sedang dalam tahap diskusi untuk melakukan pergantian manajer. "Saya tidak punya sikap terhadap masa depannya," kata Hopkinson.

Hopkinson juga mengakui dampak emosional dari kekalahan derby yang baru saja terjadi. "Kekalahan derby sangat menyakitkan bagi klub dan bukan hanya sekadar kehilangan tiga poin," ujar Hopkinson.

Newcastle United masih memiliki tujuh pertandingan tersisa untuk mengejar tiket kompetisi Eropa musim depan. Klub tengah menyusun rencana transfer musim panas yang intensif, melibatkan Howe dan direktur olahraga Ross Wilson, terlepas dari hasil akhir musim ini.

Salah satu fokus utama klub adalah memperkuat lini tengah yang dianggap sudah menua, serta mengamankan masa depan pemain kunci seperti Sandro Tonali. Tonali masih terikat kontrak empat tahun, memberikan posisi tawar yang kuat bagi Newcastle.