PORTAL7.CO.ID - Memasuki waktu sahur adalah momen penting bagi umat Islam yang akan menunaikan ibadah puasa, di mana imsak menjadi penanda dimulainya penahanan diri dari makan dan minum. Mengetahui jadwal imsak secara akurat sangat krusial agar pelaksanaan puasa di hari tersebut dapat berjalan sesuai syariat.

Waktu sahur secara definitif berakhir ketika fajar shadiq mulai terbit, menandai dimulainya waktu salat Subuh dan berakhirnya waktu untuk makan sahur. Hal ini diperkuat oleh berbagai dalil yang menjelaskan batas akhir waktu untuk santap sahur sebelum berpuasa.

Rasulullah SAW telah memberikan tuntunan mengenai niat puasa, yang idealnya diucapkan pada malam hari sebelum fajar menyingsing. Teks niat puasa Ramadan yang umum dibaca adalah, "Nawaitu shauma ghadin ‘an ada’i fardhi syahri Ramadhana hadzhihis sanati lillahi ta’ala."

Niat tersebut diterjemahkan sebagai kesungguhan hati untuk melaksanakan kewajiban puasa Ramadan pada hari esok karena mengharapkan ridha Allah SWT. Pembacaan niat ini merupakan syarat sahnya melaksanakan puasa Ramadan.

Terkait perbedaan fajar, terdapat penjelasan mengenai dua jenis fajar yang perlu diperhatikan oleh seorang Muslim. "Fajar itu ada dua: yang pertama seperti bentuk serigala, di mana shalat (subuh) belum sah dan makan masih diperbolehkan," bunyi salah satu keterangan.

Sedangkan jenis fajar yang kedua menjadi penanda dimulainya puasa dan sahnya salat Subuh. "Yang kedua memanjang di ufuk, di mana shalat subuh sah dan makan mulai diharamkan (mulai berpuasa)," kutipan ini merujuk pada hadis yang diriwayatkan oleh Al Hakim dan Al Baihaqi.

Bagi wilayah Semarang dan daerah sekitarnya, jadwal spesifik waktu imsak dan subuh untuk tanggal 15 Maret 2026 telah tersedia. Informasi ini penting untuk dijadikan panduan praktis saat umat muslim melaksanakan sahur.

Informasi mengenai jadwal imsak dan subuh untuk wilayah Semarang dan sekitarnya pada 15 Maret 2026 ini dilansir dari Bansos. Pelaksanaan ibadah puasa harus didasarkan pada perhitungan waktu yang tepat, terutama terkait batas akhir makan sahur.

Selain kepastian waktu, terdapat beberapa amalan sunnah yang dianjurkan saat melaksanakan sahur untuk menambah keberkahan. Amalan-amalan ini telah dicontohkan oleh Nabi Muhammad SAW dalam kehidupan sehari-hari beliau.