PORTAL7.CO.ID - MPL Filipina Season 17 telah resmi dimulai pada hari Jumat, 20 Maret 2026, menandai dimulainya musim kompetisi Mobile Legends: Bang Bang di salah satu wilayah paling kompetitif di dunia. Musim ini menjadi tonggak sejarah karena bertepatan dengan perayaan satu dekade kehadiran MLBB, menghadirkan fasilitas baru dan integrasi pemain asing.
Perhelatan liga kini berpindah ke lokasi baru, yakni Victoria Sports Tower di Quezon City, sebuah indikasi pertumbuhan popularitas MLBB yang terus berlanjut di Filipina. Relokasi ini menegaskan status liga sebagai sirkuit esports utama di negara tersebut.
Dinamika kompetitif mengalami perubahan signifikan dengan masuknya dua pemain impor asal Indonesia ke dalam liga. ONIC Filipina merekrut gold laner Clayton "Savero" Kuswanto, sementara Team Liquid PH mengakuisisi Sultan "AeronnShikii" Muhammad dari tim Indonesia.
Kedatangan para pemain impor ini diharapkan dapat menyuntikkan elemen taktis baru, menggabungkan kecepatan agresi khas Indonesia dengan dominasi makro yang selama ini menjadi ciri khas tim-tim Filipina. Tiga organisasi utama, yaitu Aurora Gaming PH, Team Liquid PH, dan ONIC Filipina, menjadi sorotan utama dengan narasi musim yang berbeda-beda.
Aurora Gaming PH memasuki turnamen sebagai juara dunia tak terbantahkan setelah memenangkan Kejuaraan Dunia M7, memperkuat hegemoni Filipina dalam kancah global. Tim ini memilih jalur stabilitas dengan mempertahankan seluruh susunan pemain juara mereka, termasuk coach Aniel "Master the Basics" Jiandani.
Stabilitas Aurora memungkinkan mereka menghindari masa penyesuaian roster yang sering dialami tim lain, mengandalkan sistem makro disiplin yang dipimpin oleh Edward "Edward" Dapadap di EXP lane. Kontrol visi dan inisiasi dari roamer Dylan "Light" Catipon menjadi kunci utama dalam memenangkan pertarungan objektif.
Tantangan terbesar bagi Aurora adalah mempertahankan motivasi tinggi setelah meraih gelar tertinggi, karena semua lawan telah mempelajari strategi mereka dan mencari celah kelemahan sepanjang masa jeda kompetisi. Ini menjadi ujian mental bagi skuad juara bertahan tersebut.
Team Liquid PH menghadapi restrukturisasi besar setelah gagal mencapai "Golden Road" di M7, yang berujung pada pencadangan gold laner veteran Kiel “Oheb” Soriano. "Keputusan untuk mencadangkan gold laner veteran Kiel 'Oheb' Soriano memicu salah satu restrukturisasi offseason paling serius dalam sejarah liga," ujar salah satu pihak terkait.
Sebagai pengganti Oheb, Team Liquid PH merekrut Sultan “Aeronnshikii” Muhammad di bawah arahan pelatih baru Ong Wei “Aeon” Sheng. Fokus utama kini adalah seberapa cepat sinergi dapat terbentuk dalam roster lintas wilayah ini, mengingat perbedaan gaya komunikasi dan strategi antarnegara.