PORTAL7.CO.ID - Momen hangat Idulfitri kembali terjalin antara tokoh-tokoh politik nasional saat Anies Baswedan menyambangi kediaman Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) di Cikeas beberapa hari belakangan. Pertemuan yang berlangsung dalam suasana kekeluargaan ini sekaligus menjadi ajang silaturahmi pasca perayaan hari raya keagamaan.
Kunjungan tersebut turut mempertemukan Anies dengan Ketua Umum Partai Demokrat, Agus Harimurti Yudhoyono (AHY), yang juga hadir dalam acara silahturahmi yang digelar oleh SBY. Momen keakraban ketiganya ini kemudian terekam dan dibagikan melalui media sosial.
Informasi mengenai pertemuan ini didapatkan setelah politisi Partai Demokrat, Merry Riana, mengunggah foto momen tersebut melalui akun Instagram pribadinya. Foto tersebut menjadi sorotan publik mengingat pertemuan tokoh-tokoh penting ini selalu menarik perhatian.
Juru Bicara Anies Baswedan, Angga Putra Fidrian, mengonfirmasi bahwa kunjungan tersebut merupakan bagian dari rangkaian kegiatan silaturahmi Idulfitri yang memang diagendakan. Pertemuan tersebut berlangsung santai dan penuh keakraban antar para tokoh.
Angga menjelaskan bahwa fokus utama dalam pembicaraan antara Anies, SBY, dan AHY adalah hal-hal yang bersifat umum dan terkait suasana Idulfitri. "Ngobrolin yang umum-umum aja. Situasi puasa dan Idulfitri kali ini," kata Angga, seperti dikutip dari Liputan6.com, Rabu (25/3/2026).
Selain topik ringan seputar perayaan hari raya, pertemuan tersebut juga dimanfaatkan untuk bertukar pandangan mengenai perkembangan situasi terkini yang sedang menjadi perhatian nasional maupun global. Pembahasan ini mencakup isu-isu strategis yang sedang berlangsung.
Secara spesifik, ketiganya turut menyinggung perkembangan situasi internasional yang memiliki dampak signifikan terhadap Indonesia. Hal ini termasuk pembahasan mengenai konflik yang terjadi di Timur Tengah.
Pembicaraan juga menyentuh dampak dari perang antara Iran melawan AS-Israel, termasuk implikasinya terhadap stabilitas energi dan dinamika perpolitikan di dalam negeri. Perkembangan ini menjadi bagian penting dari diskusi yang terjadi.
Namun, Angga menambahkan bahwa kedalaman pembahasan mengenai isu-isu sensitif tersebut memiliki batasan mengingat konteks pertemuan yang merupakan silaturahmi Lebaran. "Ya secara umum bahas hal-hal terkini. Cuma memang tidak bisa eksplor mendalam karena situasi yang tidak memungkinkan (dalam silaturahmi Lebaran)," ungkap Angga.