PORTAL7.CO.ID - Kompetisi Serie A musim 2025/2026 kembali menyuguhkan duel sengit antara Udinese melawan Parma pada Sabtu, 18 April 2026. Pertandingan pekan ke-33 ini menjadi panggung pembuktian bagi kedua tim yang memiliki misi bertolak belakang di papan klasemen saat ini.

Tuan rumah memasuki lapangan dengan kepercayaan diri tinggi demi menjaga dominasi mereka atas tim tamu di kancah domestik. "Skuad asuhan Kosta Runjaic memiliki ambisi untuk memperpanjang rekor pertemuan tanpa kekalahan melawan Parma yang telah terjalin selama empat tahun terakhir," dilansir dari Ligaolahraga.

Tim berjuluk Zebrette tersebut memiliki modal pertahanan yang cukup solid menjelang laga krusial di akhir pekan ini. Udinese tercatat berhasil mengantongi tiga kali nirbobol atau clean sheet dalam enam pertandingan terakhir yang telah mereka jalani.

Namun, performa kandang di Stadio Friuli masih menjadi pekerjaan rumah besar bagi sang pelatih untuk segera dibenahi. Hal ini dikarenakan Udinese tercatat baru mampu mengamankan tiga kemenangan dari 11 laga terakhir yang dimainkan di hadapan pendukung sendiri.

Di sisi lain, Parma datang dengan beban berat untuk segera memutus tren negatif yang sedang menyelimuti internal tim. "The Crusaders saat ini sedang berada dalam tekanan besar untuk memutus tren negatif enam laga beruntun tanpa kemenangan di kancah Serie A," dilansir dari Ligaolahraga.

Meskipun sedang dalam periode sulit, performa tandang Parma justru menunjukkan grafik yang cukup stabil sejak akhir tahun lalu. Sejak akhir November, tim tamu berhasil mengumpulkan lima kemenangan dan empat hasil imbang saat bermain jauh dari markas mereka sendiri.

Kendala utama bagi anak asuh Carlos Cuesta terletak pada tumpulnya lini depan dalam mengonversi peluang menjadi gol. Sejauh ini, Parma baru mengoleksi 23 gol di liga, sebuah catatan produktivitas yang hanya lebih baik daripada milik klub Lecce.

Masalah konsentrasi juga menjadi sorotan tajam setelah Parma membuang keunggulan saat menghadapi Napoli pada pertandingan pekan lalu. "Pasukan Carlos Cuesta tercatat dua kali berturut-turut gagal mengamankan poin penuh meskipun sudah unggul lebih dulu pada babak pertama," dilansir dari Ligaolahraga.

Laga akhir pekan ini akan menjadi ujian taktik antara Kosta Runjaic dan Carlos Cuesta dalam meramu strategi terbaik di lapangan hijau. Hasil pertandingan ini diprediksi akan sangat berpengaruh pada posisi kedua tim dalam upaya menjauh dari ancaman zona degradasi.