PORTAL7.CO.ID - Kepolisian Resor Metropolitan Jakarta Utara baru-baru ini berhasil mengungkap sebuah praktik kriminal yang cukup mengkhawatirkan di wilayahnya. Pengungkapan ini bermula dari penelusuran mendalam terhadap serangkaian kasus yang lebih dulu ditangani oleh pihak kepolisian.
Operasi penangkapan tersebut berhasil membongkar satu unit pabrik pembuatan liquid vape ilegal yang ternyata mengandung zat adiktif jenis etomidate. Penemuan ini menjadi bukti adanya peredaran narkotika dalam kemasan yang tak terduga, yaitu produk vape.
Pengungkapan kasus ini terjadi pada hari Kamis, 7 Mei 2026, setelah serangkaian penyelidikan intensif yang dilakukan oleh tim dari Polres Jakarta Utara membuahkan hasil yang signifikan. Tanggal ini menandai berakhirnya kegiatan produksi ilegal tersebut.
Fokus utama dari operasi penggerebekan ini adalah seorang Warga Negara (WN) China yang diidentifikasi dengan inisial CH, yang kini berusia 50 tahun. Pria ini diduga kuat menjadi dalang di balik produksi massal narkoba cair tersebut.
Tidak hanya terlibat dalam bisnis gelap liquid vape, WN China berinisial CH tersebut juga diduga kuat memiliki kaitan dengan kasus penyekapan yang menimpa seorang remaja. Korban penyekapan tersebut diketahui berinisial AAW, yang usianya baru menginjak 17 tahun.
Kasus ini menunjukkan betapa kompleks dan tersembunyinya jaringan kriminal yang mampu beroperasi secara terorganisir di tengah kehidupan perkotaan yang padat penduduk. Lokasi operasi pabrik tersebut berada di sebuah unit apartemen di Jakarta Utara.
Dikutip dari JABARONLINE.COM, terungkapnya kasus ini melalui sebuah operasi yang berawal dari penanganan kasus penyekapan. Hal ini mengindikasikan bahwa tindak pidana seringkali saling terkait dalam satu jaringan kejahatan yang lebih besar.
Penyelidikan mendalam yang dilakukan oleh aparat kepolisian menjadi kunci utama dalam mengungkap keterlibatan WN China tersebut dalam pembuatan narkotika dalam bentuk cairan vape. Proses ini membutuhkan waktu dan ketelitian tinggi.
Kasus ini menjadi peringatan serius mengenai modus operandi baru peredaran narkotika yang kini menyasar produk konsumsi sehari-hari seperti liquid vape. Pihak kepolisian terus mendalami jaringan distribusi dari produk ilegal tersebut.