PORTAL7.CO.ID - Keputusan mengejutkan datang dari pelatih Tim Nasional Indonesia, John Herdman, terkait daftar pemain yang dipanggil untuk agenda FIFA Series yang akan digelar pada 27 dan 30 Maret 2026 di Jakarta. Nama penjaga gawang andalan Persib Bandung, Teja Paku Alam, tidak termasuk dalam daftar tersebut.
Keputusan ini sontak menarik perhatian banyak kalangan, terutama mengingat performa impresif Teja sepanjang musim kompetisi Liga 1 musim ini bersama Maung Bandung. Hal ini dilansir dari Kompas.com, mengenai sorotan publik terhadap komposisi skuad Garuda.
Teja Paku Alam, pemain berusia 31 tahun tersebut, tercatat menunjukkan statistik yang sangat solid di bawah mistar gawang Persib Bandung. Ia berhasil membukukan total 14 kali nirbobol atau clean sheet dari 21 pertandingan yang telah dimainkannya.
Selain itu, kontribusi nyata Teja juga terlihat dari catatan penyelamatan krusial yang ia lakukan, diperkirakan mencapai angka 78 kali. Statistik gemilang ini turut mendongkrak posisi Persib memimpin klasemen sementara kompetisi domestik.
Pengamat sepak bola, Gita Suwondo, menduga bahwa staf kepelatihan Timnas memiliki pertimbangan yang lebih mendalam daripada sekadar melihat jumlah clean sheet yang dicapai Teja. Ada faktor lain yang menjadi penentu utama dalam seleksi skuad kali ini.
"Saya melihat kemungkinan John Herdman tidak hanya melihat jumlah clean sheet, tetapi juga persentase penyelamatan dibandingkan jumlah kebobolan," ujar Gita Suwondo mengenai analisis statistik kiper.
Gita Suwondo menambahkan bahwa soliditas pertahanan yang dimiliki Persib Bandung dapat memengaruhi statistik penyelamatan Teja. Statistik tersebut mungkin terlihat kurang menonjol jika dibandingkan dengan kiper dari tim dengan lini belakang yang lebih rentan.
Faktor gaya bermain dan kebutuhan strategi tim juga menjadi pertimbangan krusial di era kepemimpinan John Herdman. Kemampuan kiper dalam mendukung transisi menyerang sangat diperhatikan oleh pelatih asal Inggris tersebut.
"Selain aspek statistik, kebutuhan strategi dalam membangun serangan atau build-up play menjadi faktor penentu lain dalam pemilihan pemain di bawah asuhan John Herdman," kata Gita Suwondo.