PORTAL7.CO.ID - Suasana khidmat dan hangat menyelimuti area Ciater, Leuwidamar, Kabupaten Lebak, Banten, pada Sabtu (7/3/2026). Ratusan warga berkumpul bersama untuk menunaikan ibadah puasa sekaligus berbuka puasa dalam sebuah acara yang difasilitasi oleh Baitul Maal Hidayatullah (BMH) beserta mitra strategisnya.

Acara kebersamaan ini secara khusus melibatkan sekitar 150 warga yang merupakan komunitas mualaf eks-Baduy. Komunitas ini telah menerima pendampingan rutin, baik secara keagamaan maupun sosial, dari para relawan BMH selama kurun waktu enam tahun terakhir.

Momen silaturahmi tersebut turut dimeriahkan oleh kehadiran pegiat literasi nasional, Kang Maman. Kehadiran para peserta, mulai dari anak-anak hingga orang dewasa, menunjukkan antusiasme tinggi dalam menikmati atmosfer kekeluargaan yang erat.

Ustadz Suprianto, salah satu dai lapangan yang konsisten mendampingi masyarakat tersebut, menekankan pentingnya kegiatan ini sebagai wadah pembelajaran agama. Bagi para warga, momen berbuka puasa bersama ini merupakan pengalaman membahagiakan yang menyatukan beragam latar belakang dalam satu forum.

Salah satu warga, Mang Edo, mengungkapkan rasa syukurnya atas perhatian yang diberikan oleh para relawan. Selain hidangan berbuka puasa, anak-anak di wilayah tersebut juga mendapatkan hadiah hiburan berupa mainan yang menambah keceriaan.

"Alhamdulillah, kami senang sekali. Selain buka puasa bersama, anak-anak juga dapat hadiah mainan mobil dari Kang Maman," ujar Mang Edo.

Kang Maman menyampaikan pandangannya mengenai kesederhanaan yang ditunjukkan oleh masyarakat mualaf eks-Baduy. Menurutnya, hal tersebut memberikan pelajaran berharga mengenai esensi kepedulian dan solidaritas di tengah kehidupan modern yang cenderung individualis.

Kegiatan ini juga menjadi ajang dialog mengenai kesejahteraan masyarakat, yang diisi oleh tim dari Impact Plus Mahasiswa Universitas Indonesia. Tim tersebut tengah melakukan observasi guna merumuskan potensi program pemberdayaan ekonomi dan sosial khusus bagi komunitas mualaf ini.

Public Relations BMH, Imam Nawawi, menegaskan bahwa kolaborasi yang terjalin ini merupakan bukti nyata budaya kebaikan di Indonesia. Beliau menambahkan bahwa kebaikan tersebut berfungsi sebagai jembatan yang menghubungkan berbagai pihak untuk bergerak bersama dalam misi kemanusiaan.