PORTAL7.CO.ID - Tiga calon pekerja muda asal Sulawesi Selatan kini menatap babak baru dalam jenjang karier mereka setelah berhasil meraih kesempatan emas untuk bekerja di Jepang. Pencapaian ini menjadi bukti nyata keberhasilan program fasilitasi tenaga kerja muda di tingkat daerah.

Keberhasilan ini mendapat apresiasi tinggi dari otoritas pendidikan setempat. Kepala Cabang Dinas Pendidikan Wilayah VIII, Baharuddin Iskandar, secara khusus menyampaikan penghargaan atas terbukanya peluang internasional bagi para pemuda tersebut.

Kesempatan bekerja di Negeri Sakura ini tidak lepas dari sinergi antarlembaga yang terjalin erat. Ini merupakan hasil dari kemitraan strategis yang telah dirancang dengan matang untuk mempersiapkan SDM unggul.

Kemitraan tersebut melibatkan Bursa Kerja Khusus (BKK) yang berada di bawah naungan SMK Negeri 2 Pinrang. BKK ini berperan aktif dalam menjaring dan menyiapkan calon tenaga kerja yang potensial.

Sinergi diperkuat dengan adanya Lembaga Pelatihan Kerja (LPK) Osin, yang dikenal juga sebagai Omotenashi Servis Indonesia. LPK ini menjadi mitra kunci dalam memberikan pelatihan terstruktur kepada para peserta.

Kolaborasi antara BKK SMK Negeri 2 Pinrang dan LPK Osin ini secara spesifik dirancang sebagai jembatan penghubung. Tujuannya adalah memuluskan langkah pemuda daerah menuju peluang kerja di ranah internasional.

"Kesempatan emas ini menunjukkan adanya kemajuan dalam memfasilitasi tenaga kerja muda daerah," ujar Baharuddin Iskandar, Kepala Cabang Dinas Pendidikan Wilayah VIII. Pernyataan ini menegaskan dampak positif kolaborasi tersebut.

Persiapan yang terstruktur melalui program ini menjadi faktor penentu bagi ketiga pemuda tersebut. Mereka kini siap mengukir karier di Jepang berbekal kompetensi yang telah diasah secara profesional.

Dilansir dari JABARONLINE.COM, keberhasilan ini diharapkan dapat menjadi model bagi sekolah kejuruan lainnya di Sulawesi Selatan. Ini membuktikan bahwa kolaborasi dengan industri dapat menghasilkan lulusan yang siap bersaing secara global.