PORTAL7.CO.ID - Kylian Mbappe, bintang Real Madrid, kini telah mengunci posisi sebagai pencetak gol terbanyak sementara dalam gelaran Liga Champions musim 2025/2026. Kepastian ini terjadi setelah pesaing terdekatnya, Bayern Munich, gagal melangkah lebih jauh dalam kompetisi tersebut.

Peristiwa krusial yang menentukan posisi Mbappe terjadi pada Kamis dini hari WIB, 7 Mei 2026. Pada saat itu, Bayern Munich harus menerima kekalahan agregat tipis 5-6 dari Paris Saint-Germain di babak semifinal leg kedua.

Hasil pertandingan tersebut secara efektif mengakhiri peluang para penyerang lain untuk mengejar perolehan gol Mbappe. Dengan terhentinya langkah Bayern Munich, torehan gol Harry Kane pun terhenti, menjadikannya tidak mungkin lagi menyamai rekor sang penyerang Real Madrid.

Data resmi yang dipublikasikan oleh situs UEFA mengonfirmasi bahwa Kylian Mbappe telah berhasil mengumpulkan total 15 gol sepanjang turnamen berlangsung. Pencapaian ini menempatkannya di puncak daftar top skor sementara kompetisi kasta tertinggi Eropa tersebut.

Sementara itu, pesaing terdekatnya, Harry Kane, harus puas mengakhiri kampanyenya di Liga Champions musim ini dengan mengoleksi 14 gol. Kegagalan Bayern Munich mencapai babak final menjadi penyebab utama Kane tidak bisa menambah pundi-pundi golnya.

Dilansir dari Detik Sport, posisi ketiga dalam daftar pencetak gol terbanyak diisi oleh tiga pemain yang masing-masing telah membukukan 10 gol. Ketiga pemain tersebut adalah Julian Alvarez dari Atletico Madrid, Anthony Gordon dari Newcastle United, dan Khvicha Kvaratskhelia yang bermain untuk PSG.

Khvicha Kvaratskhelia menjadi satu-satunya pemain dari kelompok tiga besar yang masih memiliki peluang bertanding, sebab PSG dijadwalkan akan menghadapi Arsenal di partai final pada 30 Mei mendatang. Namun, selisih lima gol dari koleksi Mbappe dinilai terlalu besar untuk dikejar dalam satu pertandingan final saja.

Meskipun Kylian Mbappe hampir pasti menyabet gelar individu bergengsi sebagai top skor musim ini, pencapaian individual tersebut tidak berbanding lurus dengan hasil timnya. Pasalnya, Real Madrid sendiri telah lebih dulu tersingkir di babak perempat final kompetisi tersebut.

Langkah Real Madrid harus terhenti di babak delapan besar setelah mereka secara mengejutkan harus mengakui keunggulan Bayern Munich dalam duel dua leg yang sengit.