PORTAL7.CO.ID - Peralihan minat masyarakat Indonesia menuju kendaraan listrik mengalami peningkatan signifikan dalam satu bulan terakhir, didorong oleh lonjakan harga bahan bakar minyak (BBM) nonsubsidi di berbagai Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU). Tren ini secara khusus diamati oleh produsen otomotif yang berada di bawah naungan Indomobil Group.
Kenaikan harga yang paling mencolok terjadi pada jenis bahan bakar diesel, yang dilaporkan telah menyentuh angka fantastis hingga Rp30.000 per liter. Akibatnya, merek-merek otomotif asal China yang dipasarkan oleh Indomobil, seperti GAC AION, Changan, dan Maxus, mulai mencatat tren peningkatan penjualan yang positif.
Chief Operating Officer (COO) Indomobil Group, Tan, mengonfirmasi bahwa kondisi ekonomi saat ini membuat masyarakat cenderung memilih mobil listrik sebagai alternatif. Hal ini disebabkan oleh beban biaya operasional kendaraan konvensional yang semakin tinggi dan memberatkan konsumen.
"Ya saya lihat beberapa bulan ini, apalagi bulan April lalu, masyarakat cenderung membeli mobil listrik. Jadi nanti kita lihat laporan dari Gaikindo, seharusnya tren (penjualan) mobil listrik makin naik nih," ujar Tan, perwakilan Indomobil Group.
Faktor ekonomi diyakini menjadi pendorong utama bagi konsumen untuk melakukan konversi atau beralih ke kendaraan listrik. Penghematan biaya energi harian merupakan keuntungan yang paling dirasakan secara langsung oleh para pemilik mobil listrik dibandingkan dengan kendaraan berbahan bakar fosil.
"Jadi masyarakat itu kan juga merasakan biaya bahan bakar yang sangat tinggi. Ya, sangat tinggi. Terus kalau mereka convert ke mobil listrik ini penghematannya luar biasa," tambah Tan, perwakilan Indomobil Group.
Dalam analisis operasional yang dilakukan, biaya operasional harian mobil listrik diklaim jauh lebih efisien dibandingkan dengan kendaraan bermesin pembakaran internal. Efisiensi ini disebut akan semakin terasa dampaknya seiring dengan terus melambungnya harga minyak dunia belakangan ini.
Tan menjelaskan bahwa potensi penghematan yang bisa didapatkan oleh pemilik mobil listrik kini mencapai lebih dari 90 persen dibandingkan biaya BBM. "Nah, dengan minyak yang makin mahal (seperti sekarang), penghematannya bisa lebih dari 90 persen. Jadi ini sebenarnya satu hal yang sangat positif untuk masyarakat. Mereka sebenarnya yang harus tau, mobil listrik itu banyak manfaat. Selain bersih, perawatan dan biaya operasional juga murah," tutur Tan, perwakilan Indomobil Group.
Sebagai informasi, harga Pertamax Turbo juga mengalami kenaikan substansial, mencapai Rp19.900 per liter, meningkat sekitar Rp7.000 dibandingkan dengan harga pada bulan sebelumnya. Menanggapi tren positif ini, Indomobil Group berencana untuk memperkuat portofolio kendaraan listrik mereka di pasar domestik dengan segera meluncurkan dua merek baru dari China, yaitu Leapmotor dan Hongqi.