PORTAL7.CO.ID - Pertarungan sengit tersaji di markas Semen Padang saat menjamu Laskar Kalinyamat dalam lanjutan kompetisi sepak bola nasional yang kompetitif. Tim tamu datang dengan ambisi besar dan kepercayaan diri tinggi untuk mencuri poin penuh di hadapan pendukung lawan.

Sejak peluit pertama dibunyikan, Persijap Jepara langsung menunjukkan dominasi permainan di atas lapangan hijau. Hasilnya, mereka sukses membungkam publik tuan rumah dengan skor akhir 0-2 yang bertahan hingga pertandingan usai.

"Kemenangan di kandang Kabau Sirah ini memastikan Persijap membawa pulang tiga poin penuh," sebagaimana dilansir dari Detikcom. Keunggulan tersebut menjadi modal berharga bagi tim tamu untuk terus bersaing di papan atas klasemen.

Gol pembuka kemenangan Persijap lahir dari aksi gemilang Rendi Saepul yang berhasil menggetarkan jala gawang lawan. Tak lama berselang, Carlos Franca menggandakan keunggulan melalui eksekusi penalti yang tenang sebelum memasuki waktu turun minum.

Memasuki babak kedua, tepatnya pada menit ke-48, tim tamu hampir saja menambah pundi-pundi gol melalui kerja sama apik antara Martinez dan Iker. Sayangnya, peluang emas tersebut sirna setelah wasit menyatakan Iker sudah berada dalam posisi offside saat menerima bola.

Semen Padang tidak tinggal diam dan mencoba memberikan respons cepat melalui ancaman yang ditebar oleh Guillermo di menit ke-49. Namun, kiper Persijap, Sendri, tampil sangat gemilang di bawah mistar untuk mengamankan gawangnya dari ancaman kebobolan.

Tekanan dari tuan rumah terus berlanjut melalui pergerakan lincah Froese di sisi sayap kanan pada menit ke-51. Meski berhasil menembus barisan pertahanan, tendangan keras pemain tersebut masih melenceng tipis dari sasaran gawang Persijap.

Upaya penetrasi juga dilakukan oleh Kazaki ke area pertahanan lawan pada menit ke-54 untuk memperkecil ketertinggalan skor. Beruntung bagi Persijap, bek Rahmat tampil disiplin dengan melakukan blok krusial sehingga papan skor tetap tidak mengalami perubahan.

Persijap nyaris memperlebar jarak melalui skema serangan balik cepat yang melibatkan alur bola dari Franca, Martinez, hingga Dicky. Namun, penyelesaian akhir Dicky pada menit ke-62 tersebut masih menyamping tipis di sisi gawang Semen Padang.