PORTAL7.CO.ID - Raksasa otomotif asal Jepang, Nissan, secara resmi memperkenalkan generasi terbaru Juke sebagai kendaraan listrik murni (EV) dalam ajang 'Nissan Vision'. Acara bergengsi tersebut diselenggarakan di kantor pusat global mereka di Jepang pada Kamis, 16 April 2026.
Peluncuran ini menandai transformasi total dari crossover ikonik tersebut yang kini sepenuhnya meninggalkan mesin konvensional. Langkah ini menjadi strategi kunci perusahaan dalam mempercepat program elektrifikasi di pasar global, terutama untuk kawasan Eropa.
Berdasarkan data yang dilansir dari Detik Oto, model Juke telah mencatatkan angka penjualan yang sangat impresif sejak debut perdananya. Mobil ini telah terjual lebih dari 1,5 juta unit di seluruh dunia sejak pertama kali diperkenalkan pada tahun 2010 silam.
"Juke selalu mewakili desain yang berani dan kesediaan untuk menantang konvensi. Dengan generasi ketiga ini, kami membawa semangat tersebut ke era listrik," ujar Clíodhna Lyons selaku Region Vice President Product, Brand & Marketing Strategy Nissan AMIEO.
Penegasan dari Lyons tersebut menempatkan Juke EV dalam jajaran lini kendaraan listrik Nissan yang kini semakin kompetitif. Mobil ini akan bersaing di pasar bersama model ramah lingkungan lainnya seperti Nissan Ariya, Leaf generasi ketiga, serta Micra terbaru.
Salah satu fitur paling inovatif yang disematkan pada kendaraan ini adalah teknologi Vehicle-to-Grid atau V2G. Sistem canggih ini memungkinkan baterai mobil untuk menyalurkan kembali energi listrik ke jaringan listrik rumah tangga, bukan sekadar menerima daya saat pengisian.
Produksi massal Juke EV dijadwalkan akan berpusat di pabrik Sunderland, Inggris, yang merupakan basis manufaktur vital bagi Nissan. Kendaraan ini diprediksi akan mengadopsi platform teknis yang serupa dengan Nissan Leaf generasi terbaru untuk efisiensi produksi.
Pada sektor teknis, Juke EV diperkirakan akan menggunakan baterai jenis nickel-manganese-cobalt dengan dua opsi kapasitas, yakni 52 kWh atau 75 kWh. Dengan spesifikasi tersebut, daya jelajah mobil ini diklaim mampu mencapai jarak maksimal hingga 622 kilometer dalam satu kali pengisian daya.
Mengenai performa, mesin listrik pada Juke EV diprediksi mampu menghasilkan tenaga yang cukup bertenaga hingga 215 bhp. Berbeda dengan model Ariya yang memiliki opsi penggerak empat roda, Nissan kemungkinan besar tetap mempertahankan sistem penggerak roda depan (FWD) untuk model ini.