JAKARTA - Isu penutupan gerai Alfamart dan Indomaret mencuat di media sosial setelah pemerintah menggulirkan program 80.000 Koperasi Desa (Kopdes) Merah Putih.
Sejumlah unggahan menyebut ritel modern di desa akan ditutup dan memicu gelombang PHK.
Namun, pemerintah menegaskan kabar tersebut tidak benar.
Ferry Juliantono: Tidak Ada Rencana Tutup Gerai Existing
Menteri Koperasi, Ferry Juliantono, menegaskan bahwa kementeriannya tidak pernah mewacanakan penutupan gerai ritel modern yang sudah beroperasi.
“Kami tidak pernah berbicara soal menutup Alfamart atau Indomaret yang sudah berjalan. Yang kami dorong adalah moratorium izin pembukaan gerai baru di desa, agar koperasi desa punya ruang untuk tumbuh,” ujarnya dalam keterangan terpisah.
Menurut Ferry, langkah tersebut semata-mata untuk menciptakan persaingan yang lebih adil di tingkat desa. Ia menilai Kopdes Merah Putih perlu kesempatan berkembang sebagai gerai sembako modern berbasis komunitas lokal.
Muhaimin Iskandar: Bukan Mematikan, Tapi Menata Rantai Bisnis
Menteri Koordinator Pemberdayaan Masyarakat, Muhaimin Iskandar, juga menepis anggapan bahwa pemerintah ingin mematikan ritel modern.