MAHATVA.ID - Setelah cukup lama terjebak dalam tren stagnasi, sektor hulu minyak dan gas bumi (migas) Indonesia mulai menunjukkan sinyal kebangkitan. Grafik lifting nasional perlahan bergerak naik, memantik diskusi hangat di kalangan parlemen hingga pelaku industri.
Kepala SKK Migas, Djoko Siswanto, secara terbuka membahas perkembangan tersebut dalam podcast Bukan Abuleke. Ia menegaskan bahwa peningkatan produksi migas bukanlah hasil “sulap”, melainkan buah dari kerja panjang eksplorasi, pengembangan lapangan, serta pemanfaatan teknologi.
“Peningkatan produksi tetap membutuhkan upaya eksplorasi dan pengembangan lapangan baru. Kami mencatat kebutuhan tambahan puluhan sumur untuk mengejar target produksi nasional,” ujar Djoko.