PORTAL7.CO.ID - Enea Bastianini berhasil mencuri perhatian publik setelah menempati posisi ketiga yang mengejutkan pada ajang Sprint Race Grand Prix Amerika Serikat di Austin, Texas. Pencapaian ini menjadi titik balik penting bagi pembalap asal Italia tersebut dalam menghadapi musim yang kompetitif.
Keberhasilan Bastianini naik podium tersebut tidak lepas dari dinamika balapan yang berubah, terutama setelah adanya penalti yang dijatuhkan kepada pembalap lain di lintasan. Ia menunjukkan ketangguhan dalam memanfaatkan setiap peluang yang ada sepanjang sepuluh putaran balapan singkat tersebut.
Dilansir dari autohebdof1.com, performa solid Bastianini terlihat sepanjang Sprint Race, di mana ia mampu melewati beberapa insiden yang menimpa rivalnya. Selain itu, ia juga diuntungkan oleh sanksi yang diterima oleh Pedro Acosta, rekan satu pabrikannya di tim KTM.
Pencapaian di Circuit of the Americas (COTA) ini memberikan suntikan moral yang signifikan bagi Bastianini. Ia datang ke Austin setelah melalui dua seri balapan sebelumnya di Brasil dan Thailand yang dinilai sangat berat oleh tim.
Mengenai hasil tak terduga ini, Bastianini mengungkapkan kegembiraannya atas performa yang kembali ditemukan di lintasan Amerika. "Saya sangat senang bisa finis di podium; ini cukup tidak terduga setelah akhir pekan di Brasil dan Thailand! Di lintasan ini, kami menemukan kecepatan kembali," ujar Enea Bastianini.
Ia menambahkan bahwa pemilihan jenis ban belakang normal menjadi faktor kunci yang memungkinkan timnya untuk bersaing di barisan depan. Meskipun mengakui adanya faktor keberuntungan dari insiden yang menimpa pembalap lain, Bastianini menekankan bahwa ia telah berjuang keras untuk mengamankan posisinya.
Sejak kepindahannya ke pabrikan Austria pada musim 2025, mantan pembalap Ducati ini memang masih berjuang mencari konsistensi di jajaran teratas. Kontras performa antara seri Brasil dan Austin menyoroti tantangan yang masih dihadapi oleh KTM secara keseluruhan.
Bastianini kemudian menyampaikan harapannya kepada pihak pabrikan agar dukungan dan sumber daya tidak hanya difokuskan pada Pedro Acosta, yang saat ini menjadi pembalap utama tim. Ia meyakini bahwa potensinya masih sangat besar untuk bersaing kuat pada beberapa jenis sirkuit tertentu.
"Saya berharap KTM juga bisa bekerja untuk saya di masa depan karena saya pikir kami tidak terpaut jauh di beberapa sirkuit, meski sangat jauh di sirkuit lainnya," kata Bastianini menambahkan mengenai kebutuhan dukungan tim di masa mendatang.