PORTAL7.CO.ID - Kementerian Haji dan Umrah (Kemenhaj) Denpasar telah mengambil langkah strategis dengan mengoperasikan sebuah bangunan sewaan sebagai kantor layanan terpadu bagi jemaah haji dan umrah. Langkah ini mulai efektif dilaksanakan sejak hari Senin, 27 April 2026.
Tujuan utama pembukaan kantor sementara ini adalah untuk memastikan seluruh proses administrasi berjalan lancar menjelang jadwal keberangkatan jemaah yang direncanakan pada awal bulan Mei mendatang. Kantor baru ini difungsikan sebagai Pusat Layanan Haji dan Umrah Terpadu (PLHUT).
Bangunan yang dipilih berlokasi di Jalan Gunung Talang 1D, Kelurahan Padangsambian, Kecamatan Denpasar Barat. Fasilitas ini disewa oleh Kemenhaj Denpasar dengan biaya tahunan mencapai Rp 100 juta.
Kepala Kantor Kemenhaj Denpasar, Anwar Hidayat, mengonfirmasi dimulainya operasional kantor tersebut pada hari Senin. "Untuk kantor Kemenhaj Kota Denpasar ini baru difungsikan kemarin 27 April," ujar Anwar Hidayat, Selasa (28/4/2026).
Kantor sementara ini berada di bawah lingkup operasional Yayasan Kalifa Nusantara Bali. Keberadaan PLHUT ini penting untuk memenuhi standar pelayanan yang telah ditetapkan oleh pemerintah pusat terkait layanan haji dan umrah.
Keputusan menyewa kantor ini diambil karena Kemenhaj Denpasar sedang dalam proses transisi menjadi struktur operasional mandiri setelah berpisah dari Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Denpasar. Hal ini memerlukan fasilitas administratif yang segera dapat digunakan.
Anwar Hidayat menjelaskan bahwa meskipun bersifat sementara, pengelolaan anggaran operasional kantor sewaan ini akan ditangani secara internal oleh Kemenhaj setempat. "Sebelum memiliki kantor sendiri, ya sementara ngontrak dahulu kami. Untuk penganggaran ya kami kelola sendiri," jelas Anwar Hidayat, Kepala Kantor Kemenhaj Denpasar.
Penempatan kantor baru ini sangat krusial karena Kemenhaj Denpasar harus segera melaksanakan tugas persiapan teknis dan keberangkatan jemaah haji yang dijadwalkan pada 8 Mei 2026. Pelayanan yang disediakan mencakup pendaftaran hingga pengurusan dokumen penting.
Layanan yang diberikan di kantor sementara ini meliputi berbagai aspek penting, mulai dari proses pendaftaran, mekanisme pelimpahan porsi haji, hingga pengurusan dokumen-dokumen layanan jemaah lainnya.