PORTAL7.CO.ID - Persaingan memperebutkan tiket final Liga Champions UEFA kini memasuki fase penentuan, setelah dua kontestan utama, Paris Saint-Germain (PSG) dan Bayern Munich, sama-sama gagal meraih kemenangan di pekan terakhir liga domestik mereka. Hasil imbang yang mereka raih menjadi catatan penting menjelang pertarungan leg kedua semifinal yang sangat krusial.
Duel krusial ini akan menentukan siapa yang berhak melaju ke partai puncak kompetisi paling bergengsi di Eropa tersebut. PSG saat ini masih memegang keunggulan agregat tipis 5-4 atas sang rival Jerman, Bayern Munich, setelah pertemuan pertama.
Apa yang terjadi di liga domestik akhir pekan lalu menunjukkan adanya potensi kelelahan atau strategi rotasi yang diterapkan kedua tim. PSG harus puas berbagi poin setelah bermain imbang 2-2 melawan Lorient di ajang Ligue 1 Prancis.
Dalam laga tersebut, PSG sempat unggul dua kali melalui gol yang dicetak oleh Ibrahim Mbaye dan Warren Zaïre-Emery, namun Lorient mampu menyamakan kedudukan melalui Pablo Pagis dan Aiyegun Tosin. Hasil ini memaksa tim asuhan Luis Enrique bekerja keras hingga akhir laga.
Drama sempat terjadi di masa injury time ketika PSG mendapatkan hadiah penalti, namun keputusan tersebut akhirnya dianulir setelah adanya peninjauan melalui Video Assistant Referee (VAR). Keputusan rotasi besar-besaran oleh Enrique bertujuan utama untuk menjaga kebugaran skuad inti menjelang laga penentuan di Eropa.
Sementara itu, di Bundesliga Jerman, Bayern Munich juga mengalami nasib serupa, di mana mereka dipaksa bermain imbang 3-3 melawan FC Heidenheim. Pelatih Vincent Kompany mengambil langkah serupa dengan mengistirahatkan pemain kunci termasuk Harry Kane dan Joshua Kimmich demi fokus maksimal di Liga Champions.
Bayern sempat tertinggal dua gol terlebih dahulu dari Heidenheim melalui aksi Budu Zivzivadze dan Eren Dinkçi, sebelum Leon Goretzka mencetak dua gol balasan untuk menyamakan skor. Meskipun sempat kembali tertinggal, Michael Olise berhasil menyelamatkan Bayern di masa injury time.
Kompany secara terbuka mengakui bahwa strategi penyimpanan tenaga ini merupakan persiapan matang untuk menghadapi tantangan berat melawan tim asal Prancis tersebut. Hal ini sejalan dengan pernyataan salah satu pemain kunci mereka.
"Anda bisa melihat semua pemain sangat bersemangat. Kami menantikan laga itu dan ingin mencapai final," ujar Leon Goretzka kepada DAZN, menggarisbawahi antusiasme tim menjelang leg kedua.