PORTAL7.CO.ID - Kementerian Perdagangan (Kemendag) telah memberikan pernyataan resmi terkait rencana penyesuaian Harga Eceran Tertinggi (HET) untuk produk minyak goreng kemasan sederhana merek Minyakita. Langkah ini diambil untuk merespons spekulasi publik mengenai potensi keterkaitan harga kebutuhan pokok dengan kebijakan energi nasional.

Menteri Perdagangan Budi Santoso secara tegas menyampaikan klarifikasi mengenai isu yang berkembang di masyarakat tersebut. Penegasan ini disampaikan untuk memberikan kepastian informasi kepada publik mengenai dasar pertimbangan dalam penentuan harga jual eceran.

"Rencana evaluasi harga tersebut sama sekali tidak berkaitan dengan kebijakan energi pemerintah, khususnya program biodiesel B50," ujar Menteri Perdagangan Budi Santoso. Pernyataan ini menekankan pemisahan antara dua kebijakan yang berbeda ranah pengelolaannya.

Penegasan ini disampaikan langsung oleh Mendag Budi Santoso saat ia dijumpai oleh awak media di kantor Kementerian Perdagangan, Jakarta. Momen ini memberikan kesempatan resmi bagi pemerintah untuk meluruskan persepsi yang telah beredar luas.

Adapun waktu penyampaian klarifikasi resmi ini berlangsung pada hari Minggu tanggal 3 Mei 2026. Penentuan waktu ini dianggap strategis untuk segera menanggapi isu yang mulai menjadi perbincangan hangat di ranah publik.

Langkah evaluasi harga HET Minyakita diambil sebagai respons nyata terhadap berbagai spekulasi yang muncul di tengah masyarakat. Spekulasi tersebut mengaitkan kenaikan atau penyesuaian harga kebutuhan pokok dengan arah kebijakan energi yang sedang digalakkan pemerintah.

Dikutip dari JABARONLINE.COM, Kementerian Perdagangan berupaya memastikan bahwa setiap kebijakan harga kebutuhan pokok didasarkan pada analisis pasar dan daya beli masyarakat. Hal ini dilakukan untuk menjaga stabilitas harga jual di tingkat konsumen.

Pemerintah melalui Kemendag berkomitmen untuk menjaga stabilitas harga Minyakita sebagai minyak goreng subsidi yang penting bagi masyarakat luas. Oleh karena itu, evaluasi harga dilakukan secara independen dan transparan.

Disclaimer: Artikel ini ditulis ulang secara otomatis oleh AI berdasarkan sumber Referensi: Jabaronline. Kami menggunakan teknologi AI untuk menyajikan informasi ini kembali.