PORTAL7.CO.ID - Bek tengah dan kapten Tim Nasional Indonesia, Jay Idzes, menyambut dengan antusias kesempatan untuk kembali memperkuat skuad Garuda setelah melewati jeda kompetisi yang cukup panjang. Momen kembalinya Idzes terjadi setelah timnas menyelesaikan dua laga dalam rangkaian FIFA Series 2026 yang diselenggarakan di Jakarta.

Idzes terakhir kali mengenakan seragam timnas lima bulan sebelumnya, saat Indonesia menjalani putaran keempat Kualifikasi Piala Dunia 2026 di Arab Saudi. Kekalahan di fase tersebut memang meninggalkan kekecewaan mendalam terkait mimpi lolos ke Piala Dunia 2026.

Pertemuan kembali skuad di Jakarta ini menjadi penanda dimulainya babak baru dan pembangunan optimisme untuk target jangka panjang. "Saya rasa yang paling penting adalah bisa kembali berkumpul bersama tim. Terakhir kali kami bersama itu di Arab Saudi," ujar Jay Idzes.

Ia melanjutkan bahwa kekecewaan atas kegagalan di Kualifikasi Piala Dunia 2026 telah menjadi motivasi untuk menatap edisi selanjutnya. "Tentu saja kami kehilangan mimpi untuk ke Piala Dunia 2026," tambah Jay Idzes.

Menurut Idzes, komunikasi antar pemain tetap terjalin erat meskipun mereka terpisah jarak selama beberapa bulan terakhir. Semua anggota tim sangat menantikan momen untuk kembali berlatih dan bertanding bersama di lapangan hijau.

"Dalam beberapa bulan terakhir saya banyak berbicara dengan rekan setim. Mereka semua menunggu untuk kembali dan berkumpul lagi, bermain bersama, dan bermain untuk semua orang," kata Jay Idzes.

Bermain kembali di hadapan publik sendiri dengan mengenakan seragam Merah Putih menjadi pengalaman yang sangat dirindukan oleh bek yang kini telah mengoleksi 15 penampilan bersama timnas tersebut. Momen ini menjadi pengobat rindu bagi Idzes.

Laga uji coba kontra Bulgaria pada Senin (30/3/2026) di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Jakarta, juga menjadi kesempatan bagi Idzes merasakan langsung kepemimpinan pelatih anyar, John Herdman. Meskipun Indonesia harus takluk 0-1 dari Bulgaria, Idzes melihat adanya perkembangan positif.

"Kami tentu masih bisa meningkatkan banyak hal, karena ini adalah pertama kalinya bersama pelatih baru. Dia punya banyak hal baru yang ingin diterapkan dan dicoba," tutur bek Sassuolo tersebut.