PORTAL7.CO.ID - Kementerian Koperasi dan UKM (Kemenkop) secara resmi mengumumkan bahwa pembangunan fisik untuk 3.135 unit Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih di seluruh Indonesia telah rampung sepenuhnya. Unit-unit koperasi ini kini memasuki fase krusial, yaitu persiapan menuju operasional penuh di lapangan.

Inisiatif pembangunan infrastruktur ekonomi desa ini merupakan bagian integral dari target ambisius pemerintah untuk mentransformasi dan memperkuat struktur ekonomi pedesaan secara menyeluruh. Langkah ini diharapkan dapat meningkatkan kesejahteraan masyarakat di tingkat akar rumput.

Menteri Koperasi Ferry Juliantono menyampaikan perkembangan terbaru mengenai progres pembangunan tersebut saat ditemui di Jakarta pada hari Senin, 30 Maret 2026. Ia mengonfirmasi bahwa unit yang telah selesai secara fisik siap untuk segera diaktifkan.

"Yang sudah selesai bangunan fisiknya 100 persen itu 3.135 dan persiapan operasional, tapi yang 34.000 yang sedang dibangun, yang satu hingga dua bulan ke depan insyaAllah selesai," ujar Ferry Juliantono, dilansir dari Money.

Sebagai dukungan vital bagi kelancaran operasional koperasi yang baru berdiri, pemerintah turut menyertakan fasilitas pendukung berupa sarana transportasi. Setiap unit koperasi yang telah siap menerima alokasi berupa satu unit truk dan satu unit pikap.

Menteri Ferry Juliantono menjelaskan bahwa distribusi kendaraan operasional yang didatangkan dari India tersebut telah mulai dilakukan secara bertahap. Armada ini krusial untuk menjamin efisiensi dalam aktivitas logistik dan distribusi hasil usaha koperasi di desa.

"Sudah ribuan (kendaraan), kemarin disalurkan ke Koperasi Desa Merah Putih, dan rasanya sudah cukup memadai serta bisa digunakan," ucap Ferry Juliantono mengenai ketersediaan armada logistik tersebut.

Pengadaan masif armada kendaraan ini dikelola oleh PT Agrinas Pangan Nusantara (Persero), dengan total pesanan yang direncanakan mencapai angka fantastis 105.000 unit. Kendaraan tersebut merupakan produk dari pabrikan otomotif India terkemuka.

Lebih rinci, pesanan tersebut mencakup 35.000 unit pikap 4x4 buatan Mahindra & Mahindra Ltd. (M&M), ditambah 35.000 unit pikap 4x4 dan 35.000 unit truk roda enam yang dipasok oleh Tata Motors. Total keseluruhan mencapai 105.000 unit.