PORTAL7.CO.ID - Manchester United dilaporkan tengah menyusun strategi transfer ambisius untuk memperkuat sektor lini tengah mereka menjelang bursa transfer musim panas mendatang. Klub berjuluk Setan Merah ini kini melihat gelandang Newcastle United, Sandro Tonali, sebagai opsi utama yang lebih realistis.

Keputusan ini muncul seiring dengan upaya manajemen klub untuk mengantisipasi kepergian gelandang veteran mereka, Casemiro, pada akhir musim kompetisi nanti. Posisi gelandang bertahan yang ditinggalkan Casemiro menjadi prioritas utama yang harus diisi dengan pemain berkualitas.

Menurut informasi yang beredar, awalnya Bruno Guimaraes menjadi target utama Setan Merah untuk mengisi slot lini tengah tersebut. Namun, upaya mendekati rekan setim Tonali di Newcastle United tersebut dinilai akan menjadi tantangan yang sangat besar bagi MU.

Dilansir dari Daily Mail, manajemen Manchester United kemudian memutuskan untuk mengalihkan fokus dan mengintensifkan upaya pendekatan mereka ke arah Sandro Tonali. Pemain asal Italia ini dianggap memiliki kans lebih besar untuk didatangkan ke Old Trafford dibandingkan Guimaraes.

Walaupun Manchester United asuhan Michael Carrick berada di posisi yang cukup baik di klasemen sementara Liga Inggris, rencana belanja pemain tetap dimatangkan. Hal ini menunjukkan visi jangka panjang klub untuk menjaga daya saing tim di kancah domestik maupun Eropa.

Sandro Tonali dan Bruno Guimaraes saat ini merupakan dua pilar krusial di lini tengah Newcastle United, meskipun performa kolektif tim tersebut mengalami pasang surut. Kontribusi individu keduanya diakui sebagai gelandang kelas atas di kompetisi domestik.

Terdapat perbedaan peran taktis antara kedua gelandang tersebut dalam skema permainan Newcastle United belakangan ini. Tonali cenderung dipercaya untuk bermain lebih dalam guna mengamankan struktur pertahanan tim dibandingkan dengan Guimaraes.

Analisis statistik menunjukkan bahwa Guimaraes lebih dominan dalam aspek penguasaan bola, dengan rata-rata mencapai 71 sentuhan bola per 90 menit. Sementara itu, Tonali mencatatkan rata-rata 56,5 sentuhan bola dalam periode yang sama, menunjukkan fokus berbeda.

"Analisis statistik menunjukkan perbedaan gaya main yang mencolok," demikian laporan mengenai perbedaan statistik kedua pemain tersebut.