PORTAL7.CO.ID - Sebuah inspeksi mendadak (sidak) gabungan yang melibatkan Badan Pangan Nasional (Bapanas), Satreskrim Polrestabes Bandung, serta Pemerintah Kota Bandung digelar di Pasar Kosambi, Kota Bandung, pada Selasa (3/3). Langkah ini diambil sebagai respons cepat menyikapi adanya laporan mengenai lonjakan harga komoditas daging sapi menjelang periode Ramadan. Hasil pengecekan awal menunjukkan bahwa situasi harga di lapangan relatif terkendali, meskipun ada gejolak permintaan yang biasa terjadi.

Salah seorang pedagang daging di Pasar Kosambi, Aji, mengonfirmasi bahwa permintaan konsumen memang cenderung meningkat seiring datangnya bulan puasa. Ia memaparkan bahwa harga jual daging sapi di lapaknya saat ini berada dalam rentang Rp150 ribu hingga Rp160 ribu per kilogram. Kenaikan harga ini, menurut pedagang, merupakan dampak langsung dari peningkatan antusiasme masyarakat untuk berbelanja kebutuhan pokok.

Deputi Bidang Ketersediaan dan Stabilisasi Pangan Bapanas, I Gusti Ketut Astawa, memberikan klarifikasi penting mengenai perbedaan harga yang ditemukan di pasar. Ia menegaskan bahwa harga dasar acuan untuk daging sapi seharusnya berada di kisaran Rp130 ribu hingga Rp140 ribu per kilogram, sesuai ketentuan pemerintah. Selisih harga yang terjadi di lapak adalah konsekuensi dari layanan tambahan yang diminta oleh pembeli.

Gusti menjelaskan bahwa harga yang lebih tinggi timbul ketika konsumen meminta pembersihan lemak secara menyeluruh sehingga daging yang dijual adalah daging murni tanpa lemak. Sebagai contoh, ia menyebutkan bahwa paha belakang dijual seharga Rp140 ribu jika lemaknya masih ada, namun akan melebihi batas tersebut jika sudah diproses sesuai permintaan khusus. Ia menegaskan bahwa harga batas tersebut berlaku untuk daging tanpa pembersihan lemak.

Selain fokus pada daging sapi, tim gabungan juga melakukan pemantauan komprehensif terhadap harga komoditas pokok lainnya yang dijual di Pasar Kosambi. Gusti menjamin bahwa harga bahan pangan esensial lainnya di wilayah Bandung masih menunjukkan stabilitas yang baik. Ia merinci bahwa bawang putih dijual di angka Rp38 ribu, bawang merah sekitar Rp41 ribu, serta harga beras medium dan premium terjaga di Rp13.500 dan Rp14.900 per kilogram.

Lebih lanjut, Bapanas memberikan jaminan kepada publik agar tidak perlu melakukan penimbunan atau panik berlebihan menjelang hari raya. Pihak Bapanas memastikan bahwa stok pangan di Pasar Kosambi, termasuk daging ayam dan telur, tercukupi dan aman hingga perayaan Idulfitri tiba. Ketersediaan pasokan dinilai sangat memadai untuk memenuhi kebutuhan masyarakat Bandung.

Menutup tinjauan tersebut, Kasatreskrim Polrestabes Bandung, AKBP Anton, menyatakan kesiapan aparat untuk bertindak tegas terhadap pihak mana pun yang mencoba berspekulasi. Ia menegaskan bahwa pengawasan rutin akan terus dilakukan bersama pemangku kepentingan terkait di lapangan. Pihak kepolisian siap melakukan intervensi jika ditemukan adanya upaya penimbunan yang dapat mengganggu stabilitas harga di pasar.

Sumber: Infonasional

https://www.infonasional.com/harga-daging-sapi-bandung-stabil