PORTAL7.CO.ID - Lonjakan harga bahan bakar minyak (BBM) jenis diesel belakangan ini memicu kekhawatiran di kalangan pemilik kendaraan di tanah air. Namun, PT Toyota Motor Manufacturing Indonesia (TMMIN) memproyeksikan bahwa fenomena ini hanya akan memberikan dampak sementara terhadap permintaan kendaraan di pasar domestik.
Kenaikan harga yang cukup signifikan tersebut dinilai tidak akan mengganggu minat konsumen dalam jangka panjang. Hal ini dikarenakan pasar global akan secara alami menghadirkan berbagai opsi energi substitusi sebagai solusi praktis atas mahalnya harga minyak mentah.
"Kalau harga minyak 100 USD, bioetanol sudah bisa mensubstitusi. Kalau lihat sekarang, bioetanol bisa menjadi opsi karena harganya mirip-mirip. Kalau 120 USD, solar panel bakal jadi alternatif. Lalu, kalau 200 USD, hidrogen yang akan menggantikan," ujar Bob Azam di PIK 2, Tangerang, Banten.
Harga Pajak Tahunan Toyota Kijang Innova Zenix 2026 di Jakarta Melonjak, Tembus Rp 7 Jutaan
Wakil Presiden Direktur TMMIN tersebut menjelaskan bahwa setiap titik kenaikan harga minyak dunia akan selalu menemukan titik keseimbangan baru. Kehadiran bahan bakar pengganti menjadi faktor kunci yang akan meredam tren kenaikan harga BBM diesel yang saat ini sedang terjadi di Indonesia.
"Jadi mau berapa pun naiknya, pasti akan ketemu substitusinya. Saya lihat kenaikan BBM ini nggak akan berlangsung terus menerus, karena pasti muncul substitusi. Tinggal kita lihat saja berapa lama naiknya, apakah sebulan atau dua bulan," kata Bob Azam.
Meskipun biaya operasional kendaraan diesel meningkat, Toyota tetap optimis terhadap kelangsungan model-model unggulan mereka. Potensi lesunya penjualan pada segmen SUV dan MPV seperti Fortuner dan Innova Reborn diprediksi hanya bersifat sesaat hingga harga kembali normal.
"Jadi bukan berdampak atau tidak (terhadap penjualan Innova-Fortuner), kita harus menghadapi dampaknya. Dan terus terang, dampaknya tak akan berlangsung lama, melainkan sesaat aja. Saya yakin dalam waktu dekat (harga BBM) akan turun lagi," tutur Bob Azam.
Dilansir dari Detik Oto, spesifikasi mesin modern pada Toyota Fortuner dan Innova Reborn memang mensyaratkan penggunaan diesel berkualitas tinggi. Saat ini, harga BBM jenis Pertamina Dex telah melonjak menjadi Rp 23.900 per liter dari harga sebelumnya yang hanya Rp 14.500 per liter.
Kenaikan ini berdampak langsung pada biaya pengisian tangki penuh, di mana pemilik Toyota Fortuner kini harus mengeluarkan dana sekitar Rp 1,9 juta. Sementara itu, biaya pengisian penuh untuk Innova Reborn juga membengkak menjadi Rp 1,3 juta dari angka sebelumnya yang berada di kisaran Rp 790 ribu.