PORTAL7.CO.ID - Pada Sabtu, 2 Mei 2026, terjadi penyesuaian harga bahan bakar minyak (BBM) oleh beberapa operator SPBU swasta di Indonesia. Keputusan ini secara serentak berlaku untuk produk BBM jenis diesel yang dijual oleh perusahaan BP dan VIVO.

Kenaikan harga ini terbilang signifikan dan hanya menyasar jenis bahan bakar diesel tertentu dari kedua operator tersebut. Sementara itu, PT Pertamina (Persero) terpantau memilih untuk belum mengubah struktur harga BBM yang telah berlaku sejak periode sebelumnya.

Penyesuaian harga yang paling mencolok terlihat pada produk BP Ultimate Diesel, yang kini dibanderol seharga Rp30.890 per liter. Kenaikan ini merupakan lonjakan substansial dibandingkan harga jual sebelumnya yang masih berada di angka Rp25.560 per liter.

Lonjakan harga pada BP Ultimate Diesel tersebut tercatat mencapai angka Rp5.330 per liter. Namun, perlu dicatat bahwa jenis BBM BP lainnya, seperti BP 92 dan BP Ultimate, tidak mengalami perubahan harga pada periode penyesuaian kali ini.

SPBU VIVO juga mengambil langkah serupa dengan menaikkan harga produk mereka, yaitu Diesel Primus. Harga baru untuk Diesel Primus ditetapkan menjadi Rp30.890 per liter, melonjak drastis dari harga jual sebelumnya yang hanya Rp14.610 per liter.

"Langkah serupa diambil oleh SPBU VIVO yang menaikkan harga produk Diesel Primus menjadi Rp30.890 per liter, padahal sebelumnya bahan bakar ini dipasarkan seharga Rp14.610 per liter," demikian keterangan mengenai kenaikan harga BBM VIVO. Meskipun demikian, produk VIVO non-diesel seperti Revvo 92 dan Revvo 95 dipastikan tetap stabil tanpa penyesuaian harga terbaru.

Berbanding terbalik dengan kedua operator swasta tersebut, Pertamina memutuskan untuk mempertahankan harga BBM miliknya di seluruh wilayah Indonesia per tanggal 1 Mei 2026. Harga Pertalite masih tetap dipatok pada Rp10.000 per liter, diikuti oleh Pertamax seharga Rp12.300 per liter.

Untuk segmen BBM beroktan lebih tinggi, Pertamax Turbo masih dijual dengan harga Rp19.400 per liter oleh Pertamina. Sementara itu, harga produk solar Pertamina masih berada jauh di bawah banderol harga yang ditawarkan oleh operator swasta pada periode Mei 2026 ini.

Produk Dexlite dari Pertamina tercatat dijual dengan harga Rp23.600 per liter, sedangkan Pertamina Dex dibanderol Rp23.900 per liter di berbagai wilayah Indonesia. "Untuk jenis bahan bakar solar, harga produk Pertamina masih berada jauh di bawah harga yang ditawarkan oleh operator swasta pada periode Mei 2026 ini," demikian informasi terkait harga solar Pertamina.