PORTAL7.CO.ID - Persaingan sengit di babak Final Four Proliga 2026 akan segera memanas, mengingat sejumlah tim unggulan telah mempersiapkan amunisi terbaiknya. Gelaran krusial ini dijadwalkan berlangsung di Jawapos Arena, Surabaya, mulai tanggal 2 hingga 5 April 2026.

Total delapan tim terbaik, empat putra dan empat putri, akan bertarung habis-habisan demi mengamankan satu tempat di babak grand final musim ini. Masing-masing tim telah melakukan evaluasi mendalam pasca babak reguler untuk memaksimalkan potensi mereka.

Perwakilan manajemen Jakarta LavAni Livin Transmedia, John Zulfikar, mengungkapkan keyakinan penuh timnya untuk meraih gelar juara Proliga 2026. Optimisme ini diperkuat dengan kedatangan pemain bintang asal Jerman, George Grozer, yang diharapkan membawa dampak signifikan.

Sementara itu, juara bertahan Jakarta Bhayangkara Presisi menghadapi ancaman serius dari LavAni dan menegaskan kesiapan mereka untuk bertarung hingga akhir. Meskipun hasil di babak reguler belum sepenuhnya memuaskan, Bhayangkara bertekad mengubah narasi di babak penentuan ini.

Bhayangkara Presisi juga melakukan perombakan penting pada komposisi pemain asing mereka, menggantikan Martin Atanasa dengan pemain baru, seperti yang disampaikan oleh perwakilan Bhayangkara, dilansir dari CNN Indonesia. Langkah ini diharapkan dapat meningkatkan daya saing tim di Final Four.

Laga pembuka Final Four Proliga 2026 hari ini, 2 April, akan mempertemukan Jakarta Bhayangkara Presisi (JBP) dengan Surabaya Samator pada pukul 16.00 WIB. Pertandingan ini akan disiarkan langsung melalui Moji TV dan Vidio, menjadi penanda dimulainya fase penentuan.

Bhayangkara Presisi, di bawah arahan pelatih Reidel Toiran, lebih diunggulkan dalam duel melawan Samator berdasarkan rekor pertemuan sebelumnya. Bhayangkara tercatat dua kali memenangkan pertemuan di babak reguler, termasuk skor telak 3-0 pada Seri Gresik, 1 Februari 2026.

Sebelum Final Four, Bhayangkara Presisi melakukan perubahan pemain asing signifikan, menggantikan Aimal Khan (Pakistan) dengan Martin Atanasov (Bulgaria) dan Bardia Saadat (Iran). Pesaing utama di sektor putra selain Bhayangkara adalah Garuda Jaya dan Surabaya Samator.

Sektor putri juga mengalami perombakan pemain asing yang menarik perhatian, di mana juara bertahan Jakarta Pertamina Enduro mengganti Iana Shcherban dengan Irina Voronkova. Manajer Jakarta Pertamina, Widi Triyoso, menyampaikan bahwa target utama tim adalah mempertahankan gelar juara Proliga tahun ini.