PORTAL7.CO.ID - English Football League (EFL) telah mengambil langkah serius dengan menjatuhkan dakwaan resmi kepada klub Southampton terkait dugaan tindakan spionase. Dakwaan ini berpusat pada insiden yang terjadi menjelang pertandingan krusial leg pertama semifinal play-off Championship melawan Middlesbrough.
Peristiwa yang menjadi sorotan ini diduga terjadi pada Jumat malam, 8 Mei 2026, beberapa jam sebelum kedua tim dijadwalkan bertarung di Riverside Stadium pada Sabtu siang, 9 Mei 2026. Otoritas liga bertindak berdasarkan laporan mengenai aktivitas pengambilan gambar yang tidak sah di fasilitas latihan Middlesbrough.
Jejak investigasi mengarah pada dugaan pelanggaran dua regulasi utama EFL. Southampton dituduh melanggar Regulasi EFL 3.4 mengenai kewajiban untuk bertindak dengan itikad baik, serta Regulasi 127 yang secara tegas melarang pengintaian sesi latihan tim lawan dalam rentang waktu 72 jam sebelum pertandingan.
Inti dari tuduhan ini adalah dugaan bahwa seorang analis performa dari kubu Southampton tertangkap basah merekam dan mengambil foto taktik latihan Middlesbrough pada Kamis pagi. Tindakan ini dinilai sebagai upaya ilegal untuk mendapatkan keuntungan strategis menjelang laga penting tersebut.
Klaim yang lebih dramatis muncul dari pemilik Middlesbrough, Steve Gibson, yang disebut memiliki bukti rekaman CCTV. Bukti tersebut dipercaya menunjukkan staf tersebut bersembunyi di semak-semak di sekitar area latihan dan bahkan sempat berganti pakaian di toilet hotel terdekat untuk menyamarkan identitasnya dari pengamatan.
Menanggapi temuan tersebut, EFL mengeluarkan pernyataan resmi yang mengonfirmasi dimulainya proses hukum. "Southampton Football Club hari ini telah didakwa dengan pelanggaran peraturan EFL, dan masalah ini akan dirujuk ke komisi disiplin independen," ujar pernyataan resmi EFL, Dikutip dari BBC Sport.
Pihak liga menekankan bahwa keputusan ini diambil setelah meninjau pengaduan resmi menyangkut pelanggaran etika profesional antar klub. "Ini mengikuti permintaan dari EFL untuk observasi klub setelah keluhan dari Middlesbrough terkait dugaan pembuatan film tanpa izin di properti pribadi menjelang pertemuan kedua klub di leg pertama semifinal play-off Championship hari Sabtu," tambah pernyataan EFL tersebut.
Mengingat jadwal pertandingan yang sangat padat, EFL berupaya mempercepat proses penanganan kasus ini demi menjaga integritas kompetisi. EFL akan meminta komisi disiplin independen untuk memangkas waktu tanggapan klub.
"Berdasarkan peraturan EFL, Southampton biasanya memiliki waktu 14 hari untuk menanggapi dakwaan tersebut," jelas pihak liga. Namun, EFL menyatakan, "Mengingat sifat permasalahannya, EFL akan meminta komisi disiplin independen untuk mempersingkat masa tanggapan dan menjadwalkan pendengaran pada kesempatan paling awal," lanjut pernyataan EFL tersebut.