PORTAL7.CO.ID - Manchester City harus mengakhiri mimpi mereka di Liga Champions musim ini setelah tumbang di kandang sendiri oleh Real Madrid dengan skor 2-1. Kekalahan ini membuat agregat akhir menjadi 5-1, sekaligus mengukuhkan dominasi Madrid di babak 16 besar kompetisi elite Eropa tersebut.

Insiden yang paling menyita perhatian dalam pertandingan yang berlangsung pada 18 Maret 2026 itu adalah keputusan wasit yang memberikan kartu merah kepada Bernardo Silva. Momen krusial tersebut terjadi ketika Silva tanpa sengaja melakukan handball saat berusaha memblokir tendangan keras dari Vinicius Jr.

Keputusan wasit Clement Turpin, setelah melalui peninjauan Video Assistant Referee (VAR), tidak hanya berbuah kartu kuning kedua bagi Silva, tetapi juga berujung pada hadiah penalti untuk tim tamu. "Nasib City semakin buruk ketika wasit Clement Turpin, setelah meninjau VAR, memberikan penalti dan mengusir Bernardo Silva," tulis artikel tersebut.

Vinicius Jr. yang maju sebagai algojo penalti, sukses menuntaskan tugasnya dengan tenang, memberikan keunggulan agregat yang sangat sulit dikejar oleh tuan rumah. "Berbeda dengan leg pertama, Vinicius tenang mengeksekusi penalti, memberi Madrid keunggulan empat gol," demikian disebutkan dalam analisis pertandingan.

Sebelum drama kartu merah tersebut, Manchester City sempat menunjukkan semangat tinggi, bahkan sempat menampilkan video momen-momen comeback bersejarah klub jelang laga untuk membangkitkan kepercayaan diri. Namun, semangat itu tampak rapuh ketika Madrid melancarkan serangan balik cepat.

Erling Haaland sempat memberikan harapan sesaat bagi publik Etihad dengan gol penyeimbang di akhir babak pertama, menyusul insiden penalti yang terjadi sebelumnya. "Sebelumnya, Erling Haaland sempat menyamakan kedudukan di akhir babak pertama," kutip dari analisis pertandingan.

Sayangnya, di babak kedua, City kesulitan menembus pertahanan Madrid yang tampil solid, meskipun beberapa peluang emas tercipta, termasuk gol yang dianulir karena offside. Vinicius Jr. kemudian kembali mencatatkan namanya di papan skor pada masa perpanjangan waktu, mengunci kemenangan timnya.

Kekalahan ini menjadi kali ketiga secara beruntun bagi Manchester City tersingkir oleh juara Eropa dengan 15 gelar tersebut. "Kekalahan ini menandai tersingkirnya City untuk ketiga kalinya berturut-turut di tangan juara Eropa 15 kali tersebut," ungkap analisis tersebut.

Berikut adalah evaluasi performa pemain Manchester City dalam laga krusial tersebut. Gianluigi Donnarumma dinilai tampil cukup baik dengan mencatatkan beberapa penyelamatan penting, mendapat skor 6/10.