PORTAL7.CO.ID - Bank Indonesia (BI) mencatat lonjakan adopsi sistem pembayaran Quick Response Code Indonesian Standard (QRIS) yang sangat signifikan selama kuartal awal tahun 2026. Peningkatan ini menjadi indikator kuat pergeseran perilaku masyarakat Indonesia menuju transaksi nontunai.
Pertumbuhan fantastis ini menggarisbawahi efisiensi dan kemudahan yang ditawarkan oleh QRIS kepada seluruh lapisan masyarakat dan pelaku usaha di Indonesia. Hal ini menegaskan posisi QRIS sebagai standar pembayaran digital yang dominan di dalam negeri.
Data resmi yang dirilis oleh institusi sentral tersebut mengonfirmasi adanya peningkatan performa luar biasa dalam volume transaksi yang tercatat menggunakan metode pembayaran cepat berbasis kode QR ini. Kinerja positif ini menjadi sorotan utama dalam laporan perkembangan sistem pembayaran nasional.
Lonjakan penggunaan ini menunjukkan bahwa infrastruktur dan literasi digital terkait pembayaran nontunai di Indonesia semakin matang dan diterima secara luas. Masyarakat kini semakin percaya pada kecepatan dan keamanan transaksi melalui kode QR.
Dilansir dari JABARONLINE.COM, pertumbuhan signifikan ini memberikan landasan kuat bagi Bank Indonesia untuk mulai melirik ekspansi internasional. Langkah ini sejalan dengan upaya mendorong inklusi keuangan digital di tingkat global.
Bank Indonesia kini tengah menyiapkan langkah strategis untuk membawa standar pembayaran domestik tersebut ke luar negeri, dengan Korea Selatan menjadi salah satu target utama penjajakan. Upaya ini bertujuan untuk memfasilitasi transaksi antarnegara yang lebih lancar.
"Lonjakan ini menunjukkan pergeseran perilaku masyarakat yang semakin mengandalkan transaksi non-tunai," menggarisbawahi pentingnya momentum saat ini bagi pengembangan sistem pembayaran nasional.
"Data resmi dari institusi sentral tersebut mengonfirmasi adanya peningkatan performa yang luar biasa dalam volume transaksi yang menggunakan metode pembayaran cepat berbasis kode QR ini," kata perwakilan BI, merujuk pada capaian kuartal pertama 2026.
Langkah BI untuk membawa QRIS ke Korea Selatan membuka peluang baru bagi pelaku UMKM Indonesia untuk bertransaksi lebih mudah saat melakukan perjalanan atau bisnis lintas batas negara. Ini merupakan wujud nyata dari dukungan terhadap digitalisasi ekonomi.