PORTAL7.CO.ID - Persib Bandung harus puas berbagi angka setelah laga kandang melawan Arema FC berakhir dengan skor kacamata alias imbang tanpa gol pada Jumat malam, 24 April 2026. Pertandingan lanjutan Liga 1 yang digelar di Stadion Gelora Bandung Lautan Api (GBLA) ini memperlihatkan dominasi absolut Maung Bandung dalam penguasaan bola.
Meskipun menguasai jalannya pertandingan dan menciptakan banyak peluang, Persib Bandung tetap gagal mengonversi dominasi tersebut menjadi gol penentu kemenangan. Kegagalan ini membuat posisi mereka di puncak klasemen sementara Liga 1 menjadi rentan tergeser oleh pesaing terdekat.
Pelatih Persib Bandung, Bojan Hodak, menggarisbawahi bahwa timnya telah menunjukkan soliditas dalam aspek pertahanan dan kontrol permainan di lini tengah sepanjang 90 menit pertandingan. Namun, strategi bertahan total yang diterapkan oleh tim tamu menjadi tantangan besar bagi lini serang mereka.
Dilansir dari Detikcom, Bojan Hodak menilai bahwa secara defensif, timnya bermain sangat baik dan Arema FC hampir tidak mendapatkan peluang berarti sepanjang laga. Ia juga menyebutkan bahwa lini tengah lawan kesulitan mengembangkan permainan karena strategi "parkir bus" yang diterapkan Arema.
Bojan Hodak mengungkapkan kekecewaannya terhadap efektivitas tim di depan gawang meskipun statistik menunjukkan keunggulan signifikan. "Kami memiliki banyak peluang, kami melepaskan 28 tendangan ke gawang tapi kami tidak bisa mencetak gol. Tentu saja ini membuat frustasi," ujar Bojan Hodak, Pelatih Persib.
Pelatih asal Kroasia tersebut juga meminta publik untuk menghormati pertahanan disiplin Arema FC yang kerap menumpuk sembilan hingga sepuluh pemain di area pertahanan mereka. Ia menekankan bahwa dalam sepak bola, ketajaman dalam memanfaatkan peluang adalah kunci utama meraih kemenangan.
"Kadang, saat mendapat peluang, maka Anda harus bisa mencetak gol. Kami punya beberapa peluang bagus tapi kami tidak bisa mencetak gol," ungkapnya, menegaskan bahwa kurangnya ketajaman membuat dominasi tim menjadi sia-sia.
Akibat hasil imbang ini, posisi Persib di puncak klasemen dengan 66 poin menjadi rawan digeser oleh Borneo FC yang berpotensi menyamai perolehan poin tersebut di laga hari berikutnya. Bojan Hodak segera meminta fokus tim beralih ke sisa lima pertandingan krusial musim ini.
"Tetap kami masih nomor satu, satu-satunya hal ialah kini hidup kami lebih rumit dan sekarang kami harus fokus ke pertandingan berikutnya. Ada lima laga tersisa dan kami harus memenangkan semuanya," tegasnya.