PORTAL7.CO.ID - Petenis nomor satu dunia, Aryna Sabalenka, menunjukkan performa yang sangat meyakinkan dalam perjalanannya di turnamen Indian Wells 2026. Ia berhasil mengunci satu tempat di babak keempat setelah menaklukkan lawannya, Jaqueline Cristian.

Kemenangan tersebut diraih berkat penampilan ofensif yang kuat, di mana Sabalenka sukses mencatatkan total 23 winners sepanjang pertandingan. Informasi mengenai kemenangan ini disampaikan oleh berbagai media internasional, dilansir dari bbc.com.

Atlet berusia 27 tahun yang berasal dari Belarusia itu sempat menghadapi sedikit tekanan di set pertama. Ia sempat mencatat double fault saat mencoba mengakhiri set pembuka tersebut.

Namun, Sabalenka segera menunjukkan mental juara dengan bangkit dan merebut keunggulan 6-4 atas petenis Rumania tersebut. Keunggulannya semakin terlihat jelas pada set kedua yang ia dominasi total.

Petenis yang kini mengoleksi empat gelar Grand Slam ini menutup set kedua dengan skor telak 6-1, menegaskan statusnya sebagai unggulan utama dalam ajang bergengsi di California ini. Kemenangan ini semakin memperkuat reputasinya di lapangan keras.

Mengenai jalannya pertandingan melawan Cristian yang saat ini menempati peringkat 35 dunia, Sabalenka mengakui bahwa lawannya memberikan perlawanan berarti. Ia menyatakan, "Saya tahu dia tidak akan menyerah begitu saja," ujar Sabalenka.

Sabalenka menekankan pentingnya fokus penuh, terutama pada kualitas servis yang ia tunjukkan sepanjang laga. Ia menambahkan, "Itulah mengapa saya sangat fokus, terutama pada servis saya. Saya tidak ingin memberinya banyak kesempatan, jadi saya sangat senang dengan servis, permainan, dan tentu saja kemenangannya," tutur Sabalenka.

Pada babak selanjutnya, Aryna Sabalenka dijadwalkan akan berhadapan dengan salah satu penantang kuat, yaitu unggulan ke-16, Naomi Osaka. Osaka sendiri berhasil melaju setelah melalui pertarungan sengit tiga set.

Naomi Osaka menyingkirkan wakil Kolombia, Camila Osorio, dengan skor akhir 6-1, 3-6, dan 6-1. Osaka, yang juga merupakan peraih empat gelar Grand Slam, kembali menunjukkan performa solid pasca-absen sejak Januari karena masalah cedera perut.