Jabaronline.com, MALANG, – Sutradara Tarmizi Abka memilih jalur seni perfilman untuk menyuarakan keresahannya terhadap maraknya kasus perundungan atau bullying di lingkungan pendidikan. Lewat film layar lebar berjudul “Sayap Garuda”, ia mengangkat isu bullying sebagai ancaman serius bagi kesehatan mental pelajar di Indonesia.
Film Sayap Garuda diproduksi bersama Sekolah SUKMA di bawah bendera TRAZZ PICTURES, dengan mengambil latar lokasi di kawasan Malang Raya.
Tarmizi menegaskan bahwa film ini tidak hanya ditujukan sebagai tontonan hiburan, tetapi juga sebagai refleksi sosial atas realitas dunia pendidikan yang kerap luput dari perhatian masyarakat luas.