PORTAL7.CO.ID - Tim bola voli putra Jakarta Bhayangkara Presisi sukses memastikan langkah mereka ke babak Grand Final Proliga 2026. Kepastian ini didapat setelah mereka menumbangkan Garuda Jaya dengan skor telak 3-0 pada pertandingan yang berlangsung Jumat (17/4/2026).

Laga krusial dalam seri Final Four Semarang ini digelar di GOR Jatidiri dengan atmosfer persaingan yang cukup ketat. Jakarta Bhayangkara Presisi berhasil menyapu bersih tiga set langsung dengan perolehan skor akhir 25-20, 27-25, dan 25-19.

Dominasi skuad asuhan pelatih Reidel Toiran sudah mulai terlihat sejak set pertama dimulai. Sebagai tim yang lebih diunggulkan, Bhayangkara langsung mengambil alih kendali permainan dan mendikte ritme serangan terhadap Garuda Jaya.

"Bhayangkara sempat memimpin jauh dengan skor 22-18 sebelum akhirnya menutup set pembuka dengan keunggulan 25-20 meskipun lawan sempat mencoba mengejar," dilansir dari Detikcom.

Memasuki set kedua, Jakarta Bhayangkara Presisi tidak menurunkan tempo permainan dan tetap menjaga konsistensi. Mereka langsung memimpin 5-3 di awal gim dan memperlebar jarak hingga skor 8-3 pada saat technical time out pertama.

Persaingan mulai memanas ketika kedua tim saling bergantian menambah poin hingga kedudukan mencapai angka 10-5. Namun, kebijakan rotasi pemain yang diterapkan oleh kubu Bhayangkara justru memberikan celah bagi Garuda Jaya untuk bangkit.

Perlawanan sengit dari Garuda Jaya sempat membuat selisih poin menipis menjadi 10-12 dan 14-15 di pertengahan set. Kendati demikian, Jakarta Bhayangkara Presisi masih mampu menjaga keunggulan 16-14 saat memasuki jeda technical time out kedua.

Ketegangan memuncak di penghujung set kedua ketika Garuda Jaya mampu menyamakan kedudukan dari posisi tertinggal 22-24 menjadi imbang 24-24. "Ketangguhan Jakarta Bhayangkara Presisi akhirnya benar-benar teruji setelah mereka berhasil mengunci kemenangan set kedua dengan skor tipis 27-25," dilansir dari Detikcom.

Pada set penentu, Bhayangkara langsung tancap gas dan unggul cepat 7-3 sebelum terus memimpin hingga skor 11-8. Meski sempat terjadi beberapa kesalahan teknis yang dimanfaatkan lawan untuk mendekat, konsistensi tim tetap terjaga hingga skor 16-13.