PORTAL7.CO.ID - Sejumlah Badan Usaha Milik Negara (BUMN) yang bergerak di sektor konstruksi tengah mengintensifkan percepatan pembangunan berbagai proyek Sekolah Rakyat. Upaya ini dilakukan serentak di delapan provinsi berbeda pada Minggu (3/5/2026) dan Senin (4/5/2026).

Tujuan utama dari percepatan ini adalah memastikan seluruh fasilitas pendidikan tersebut dapat segera digunakan oleh siswa menjelang dimulainya tahun ajaran baru mendatang. Hal ini menunjukkan komitmen pemerintah dalam pemerataan akses pendidikan berkualitas.

PT Hutama Karya (Persero) menjadi salah satu BUMN yang mendapat tugas khusus dalam percepatan pembangunan ini di empat wilayah. Wilayah yang menjadi fokus Hutama Karya meliputi Banten, DKI Jakarta, Sulawesi Barat, dan Maluku Utara.

Pelaksanaan percepatan ini dilakukan berdasarkan penugasan langsung dari Direktorat Jenderal Prasarana Strategis Kementerian Pekerjaan Umum. Penugasan ini bertujuan memastikan koordinasi antarwilayah berjalan efektif dan efisien.

Hamdani, selaku Pelaksana Tugas EVP Sekretaris Perusahaan Hutama Karya, menjelaskan bahwa perusahaan menerapkan pola percepatan yang terintegrasi. Pola ini dirancang untuk mengatasi tantangan dalam mengelola koordinasi di berbagai wilayah secara simultan.

"Tantangan utama bukan hanya membangun di banyak titik sekaligus, melainkan memastikan seluruh lokasi bergerak dalam standar mutu dan target fungsi yang sama agar manfaatnya bisa segera dirasakan masyarakat," ujar Hamdani, Plt. EVP Sekretaris Perusahaan Hutama Karya.

Proyek Sekolah Rakyat yang dikerjakan Hutama Karya mencakup pembangunan fasilitas yang komprehensif. Fasilitas tersebut meliputi gedung utama sekolah, asrama, rumah susun bagi para guru, hingga infrastruktur pendukung seperti masjid dan kantin.

Hamdani juga menegaskan kembali komitmen perusahaan dalam mendukung pemerataan akses pendidikan berkualitas hingga ke pelosok daerah melalui proyek-proyek strategis ini.

"Bagi perusahaan, proyek ini bukan sekadar pembangunan gedung, melainkan bagian dari ikhtiar menghadirkan negara lebih dekat ke ruang belajar anak-anak Indonesia," pungkas Hamdani, Plt. EVP Sekretaris Perusahaan Hutama Karya.