PORTAL7.CO.ID - Isu mengenai pemanfaatan bonus demografi menjadi sorotan utama dalam pertemuan resmi di lingkungan Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Bogor. Momentum ini dianggap krusial bagi masa depan pembangunan di kota hujan tersebut.
Hal ini disampaikan secara tegas oleh Ketua DPRD Kota Bogor, Adityawarman Adil, saat menerima kunjungan dari perwakilan mahasiswa. Pertemuan tersebut menjadi wadah diskusi mengenai peran generasi muda dalam menghadapi tantangan demografi.
Audiensi tersebut dilaksanakan di Kantor DPRD Kota Bogor pada hari Jumat, tanggal 10 April 2026. Pihak yang hadir dalam pertemuan tersebut adalah jajaran pimpinan DPRD dan delegasi dari Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Cabang Kota Bogor.
Adityawarman Adil secara spesifik menyoroti bahwa Kota Bogor saat ini berada dalam fase penting transisi demografi. Fase ini ditandai dengan dominasi jumlah penduduk yang berada dalam usia produktif.
Fokus utama diskusi adalah bagaimana potensi besar dari populasi usia produktif ini dapat dioptimalkan secara maksimal oleh pemerintah daerah dan seluruh elemen masyarakat. Mahasiswa dipandang sebagai motor penggerak utama perubahan tersebut.
Dilansir dari bogorplus.id, Ketua DPRD Kota Bogor Adityawarman Adil menegaskan pentingnya peran mahasiswa dalam mengelola bonus demografi. Penegasan ini menekankan tanggung jawab intelektual kaum muda.
Kutipan langsung dari ketua dewan tersebut menyatakan, "pentingnya peran mahasiswa dalam mengelola bonus demografi," ujar Adityawarman Adil. Pernyataan ini menggarisbawahi ekspektasi tinggi terhadap kontribusi akademisi muda.
Dalam pertemuan tersebut, Adityawarman menyoroti kondisi Kota Bogor yang saat ini tengah memasuki fase bonus demografi, di mana jumlah penduduk usia produktif mendominasi. Fokusnya adalah memastikan bonus ini menjadi aset, bukan beban.
Pertemuan antara pimpinan DPRD dan HMI Cabang Bogor ini diharapkan dapat menelurkan langkah konkret. Langkah tersebut harus diarahkan pada peningkatan kualitas sumber daya manusia agar siap bersaing di era bonus demografi.