PORTAL7.CO.ID - Pelatih kepala Persela Lamongan, Bima Sakti, telah memberikan indikasi kuat bahwa ia berencana untuk melanjutkan masa baktinya menakhodai Laskar Joko Tingkir pada musim kompetisi yang akan datang. Keputusan ini didasari oleh rasa nyaman yang mendalam selama ia menjabat sebagai juru taktik tim kebanggaan Kota Soto tersebut.

Keputusan untuk bertahan ini muncul setelah Bima Sakti bergabung dengan Persela sejak paruh musim kompetisi Championship 2025/2026. Rasa kerasan yang dirasakan oleh mantan pelatih Timnas Indonesia ini sangat berkaitan erat dengan lingkungan kerja yang dianggap kondusif dan suportif.

Faktor kenyamanan tersebut diperkuat oleh dukungan penuh yang ia terima secara konsisten dari jajaran manajemen Persela Lamongan sepanjang masa tugasnya. Dukungan ini dirasakan tidak pernah berubah sejak awal kedatangannya hingga akhir musim kompetisi.

Bima Sakti secara spesifik memberikan apresiasi atas profesionalisme manajemen dalam menjalankan tugas mereka di klub. Ia merasa sangat didukung oleh aspek non-teknis yang membuat fokusnya sebagai pelatih utama menjadi lebih terarah.

Mengenai urusan teknis di lapangan, Bima Sakti menegaskan bahwa ia mendapatkan kebebasan penuh dalam merumuskan strategi permainan timnya. Hal ini menjadi nilai tambah yang signifikan dalam lingkungan kepelatihannya di Persela.

"Tidak ada intervensi masalah teknis ya, mereka hanya fokus non-teknis bagaimana semua kebutuhan-kebutuhan Persela dipenuhi," ujar Bima Sakti, menekankan batasan profesional antara manajemen dan tim pelatih.

Selain dukungan internal klub, aspek sosial di luar lapangan juga menjadi pertimbangan penting bagi Bima Sakti untuk menetap di Lamongan. Ia mengaku telah beradaptasi dengan sangat cepat dan harmonis dengan masyarakat sekitar tempat tinggalnya di wilayah Pagerwojo.

"Saya juga merasa nyaman bersosialisasi dengan masyarakat di sini. Saya tinggal di Pagerwojo juga enak masyarakatnya, tetangganya. Karena itu yang bikin kita menjadi lebih kerasan di Persela," ucap Bima Sakti, mengungkapkan kedekatan emosional dengan warga lokal.

Dilansir dari Detikcom, Bima Sakti kini mulai mengalihkan fokusnya untuk mempersiapkan tim menghadapi tantangan musim depan, terutama demi mencapai target promosi ke kasta tertinggi sepak bola nasional, Super League.