PORTAL7.CO.ID - Di tengah perkembangan pesat industri otomotif di Kota Medan, sebuah permata tersembunyi dari masa lalu kini kembali mencuat ke permukaan. PT Alfa Scorpii, selaku main dealer Yamaha di wilayah Sumatra Utara, secara mengejutkan memutuskan untuk melepas salah satu koleksi paling langkanya kepada publik.

Kendaraan yang menjadi sorotan tersebut adalah Yamaha Glide, sebuah skuter matik bermesin dua tak yang populasinya sangat terbatas di jalanan Indonesia. Keputusan untuk menjual unit ini menjadi kabar yang sangat dinantikan oleh para pemburu motor klasik dan kolektor unit CBU di tanah air.

Sebagaimana dilansir dari Detik Oto, skuter matik ini merupakan aset berharga yang selama ini tersimpan dengan sangat rapi di dealer pusat mereka. Keberadaan motor ini menjadi bukti sejarah perjalanan teknologi mesin dua tak yang pernah berjaya pada masanya.

"Iya. Nah itu (Yamaha Glide) ada dua unit," kata Joni Lie selaku General Manager Marketing PT Alfa Scorpii saat memberikan konfirmasi mengenai ketersediaan unit tersebut.

Meskipun memiliki dua unit dalam koleksi internal mereka, pihak manajemen hanya berencana untuk melepas satu unit saja kepada peminat yang beruntung. Penjualan ini tidak menggunakan label harga tetap, melainkan melalui mekanisme penawaran harga secara terbuka.

"Kalau misalnya mau, boleh. Kita jual satu unit," ujar Joni Lie saat menjelaskan kesediaan pihak dealer untuk memindahtangankan koleksi langka tersebut kepada pihak luar.

Mekanisme penawaran ini sengaja dipilih agar motor tersebut jatuh ke tangan kolektor yang benar-benar memahami nilai sejarah dan keunikan unit tersebut. Perusahaan menegaskan bahwa mereka mencari penawar yang memiliki keseriusan tinggi untuk merawat kendaraan bersejarah ini.

"Diajuin aja (harganya). Diajuin aja," tegas Joni Lie mengenai prosedur bagi calon pembeli yang ingin mengajukan nilai mahar yang pantas untuk unit Yamaha Glide tersebut.

Sebagai gambaran nilai eksklusivitasnya, unit Yamaha Glide ini dikabarkan pernah ditawar oleh seorang peminat dengan harga Rp 20 juta beberapa waktu lalu. Namun, saat itu transaksi urung terjadi karena pihak dealer masih ingin menyimpannya sebagai bagian dari koleksi eksklusif perusahaan.