PORTAL7.CO.ID - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Badung secara resmi memulai inisiatif besar untuk merevitalisasi kawasan Kuta pada hari Jumat, 8 Mei 2026. Proyek ambisius ini menyasar peningkatan estetika kawasan melalui penataan infrastruktur publik yang signifikan.

Salah satu fokus utama dari transformasi ini adalah pelebaran jalur pedestrian yang dirancang untuk memberikan kenyamanan maksimal bagi para pejalan kaki dan wisatawan yang berkunjung ke destinasi ikonik tersebut. Selain itu, kabel utilitas yang selama ini terlihat semrawut akan dipindahkan ke bawah tanah.

Infrastruktur baru juga akan mencakup pengembangan jalur khusus yang didedikasikan untuk sepeda listrik, menandakan upaya modernisasi fasilitas pariwisata yang terintegrasi di wilayah Badung.

Dilansir dari Detikcom, tujuan fundamental dari proyek ini adalah menciptakan lingkungan yang lebih menyenangkan bagi wisatawan sembari memberikan solusi atas permasalahan klasik seperti kepadatan dan parkir liar di area Kuta.

Penataan ruang publik akan difokuskan pada perluasan area pejalan kaki agar menjadi lebih fungsional, asri, dan tertata dengan baik, sejalan dengan citra destinasi wisata kelas dunia.

Bupati Badung I Wayan Adi Arnawa menyampaikan visinya mengenai perubahan estetika kawasan tersebut. "Kami akan buat estetika kawasan ini secantik mungkin. Pedestrian akan diperlebar kurang lebih sampai 4 meter, dilengkapi taman dan lanskap hijau sehingga suasananya nyaman dan layak menjadi kawasan tujuan wisata," kata Bupati Badung I Wayan Adi Arnawa, Jumat (8/5/2026).

Untuk mengatasi kemacetan dan penertiban parkir liar yang selama ini mengganggu bahu jalan utama Kuta, Pemkab Badung menerapkan strategi pengadaan kantong parkir yang terpusat. Penertiban kendaraan di badan jalan akan dilakukan secara bertahap setelah fasilitas parkir pengganti tersebut siap digunakan.

"Saya sudah perintahkan Pak Sekda untuk menyiapkan kantong-kantong parkir. Setelah itu baru kami berlakukan kawasan bebas parkir di sepanjang ruas jalan ini," imbuh Adi Arnawa.

Sebagai bagian dari peningkatan mobilitas, akan diperkenalkan sistem transportasi publik bertenaga listrik yang dilengkapi jalur khusus dengan penanda warna tertentu, menjamin pergerakan wisatawan tetap lancar meski ada pembatasan kendaraan pribadi.