PORTAL7.CO.ID - Proyek Formula 1 Aston Martin untuk musim 2026 menuai sorotan negatif menyusul hasil yang mengecewakan pada seri pembuka di Grand Prix Australia, Melbourne. Ekspektasi tinggi terhadap kedatangan desainer legendaris Adrian Newey tampaknya belum membuahkan hasil positif di lintasan.

Kritik tajam datang dari media Italia, khususnya publikasi ternama dari Milan, Corriere della Sera. Media tersebut secara terbuka menyuarakan kekecewaannya terhadap arah perkembangan tim milik Lawrence Stroll tersebut.

Dilansir dari thejudge13.com, media Italia tersebut bahkan melontarkan ejekan bahwa kehadiran jenius F1 mungkin justru menjadi faktor yang menggagalkan rencana besar peluncuran ulang Aston Martin. Sorotan utama tertuju pada kegagalan teknis yang terjadi sebelum balapan usai.

Masalah serius teridentifikasi pada unit tenaga Honda terbaru yang digunakan oleh Aston Martin. Ditemukan adanya getaran parah yang berdampak signifikan pada sistem baterai mobil sepanjang sesi balapan.

Dampak teknis getaran mesin tersebut sangat mengganggu kenyamanan dan keamanan pembalap. Salah satu efeknya adalah timbulnya kondisi mati rasa pada jari-jari pembalap saat berada di dalam kokpit mobil.

Akibat kendala keandalan dan keamanan yang kritis tersebut, kedua pembalap Aston Martin gagal menyelesaikan balapan di Melbourne. Fernando Alonso harus mengakhiri tugasnya pada lap ke-14, sementara Lance Stroll menyusul keluar pada lap ke-38.

Kondisi di lintasan ini sangat kontras dengan target ambisius tim yang sempat menggembar-gemborkan potensi meraih podium sepanjang musim dingin persiapan. Kini, tim yang berbasis di Silverstone tersebut berjuang keras hanya untuk kembali bersaing di tengah papan tengah.

Kritik juga diarahkan kepada Honda sebagai pemasok mesin tunggal untuk Aston Martin dalam kemitraan baru ini. Media Italia mengingatkan kembali pada periode kelam kolaborasi Honda dengan McLaren di tahun 2015 yang juga dilanda isu keandalan mesin serupa.

Ironisnya, Fernando Alonso kembali berada dalam situasi yang mirip dengan masalah yang pernah ia hadapi bersama mesin Honda di masa lalu. Corriere della Sera menekankan bahwa kejayaan mesin Honda di era 1980-an dan 1990-an kini terasa seperti kenangan yang jauh.