PORTAL7.CO.ID - Program Mudik Gratis yang diselenggarakan oleh Polres Bogor tampaknya menjadi magnet besar bagi masyarakat Kabupaten Bogor jelang perayaan hari raya. Antusiasme warga terlihat sangat tinggi sejak pendaftaran dibuka secara daring.
Tercatat, hanya dalam kurun waktu 12 menit sejak pendaftaran online resmi dibuka, sudah ada 1.063 calon pemudik yang berhasil mendaftarkan diri dalam program ini. Hal ini menunjukkan tingginya kebutuhan masyarakat akan fasilitas transportasi pulang kampung yang aman dan gratis.
Kapolres Bogor AKBP Wikha Ardilestanto membenarkan tingginya minat masyarakat terhadap program sosial ini. Dilansir dari bogorplus.id, beliau menyampaikan konfirmasi mengenai lonjakan pendaftar tersebut.
"Dalam kurun waktu 12 menit setelah pendaftaran daring atau online dibuka, tercatat sebanyak 1.063 orang telah mendaftarkan diri untuk mengikuti program ini," kata Kapolres Bogor AKBP Wikha Ardilestanto dalam keterangan tertulisnya pada Selasa (10/3/2026).
Polres Bogor telah menyiapkan total 20 unit armada bus untuk mengakomodasi para pemudik yang akan melakukan perjalanan pulang kampung atau kembali ke kampus saat lebaran. Armada bus ini dipersiapkan secara matang untuk menjamin kenyamanan penumpang.
Armada bus tersebut dibagi secara merata untuk melayani dua koridor perjalanan utama yang menjadi favorit pemudik. Sebanyak 10 bus dialokasikan untuk melayani jalur Pantura, sementara 10 bus lainnya disiapkan untuk jalur Pansela.
Rute untuk Jalur Pantura mencakup perjalanan dari Cibinong menuju Cirebon, Brebes, Pemalang, Batang, Kendal, hingga berakhir di Semarang. Ini adalah salah satu rute paling diminati oleh pemudik dari wilayah Bogor.
Sementara itu, Jalur Pansela menawarkan rute keberangkatan dari Cibinong menuju Bandung, Tasikmalaya, Banjar, Karangpucung, Wangon, Gombong, Kebumen, dan berakhir di Purworejo. Kedua jalur ini dirancang untuk menjangkau wilayah tujuan utama pemudik.
Tahapan pendaftaran online telah dilaksanakan pada tanggal 7 hingga 8 Maret 2026, dilanjutkan dengan proses verifikasi data pada 9 hingga 10 Maret 2026. Proses verifikasi ini sangat penting untuk memastikan validitas data calon peserta.