PORTAL7.CO.ID - Persaingan di kelas welter UFC diprediksi akan semakin memanas saat ajang pertarungan digelar di RAC Arena, Perth, Australia. Momen ini menjadi sorotan utama karena akan mempertemukan petarung lokal, Jack Della Maddalena, dengan penantang dari Brasil, Carlos Prates.
Duel ini memegang peranan krusial bagi Maddalena, terutama sebagai ajang pembuktian diri di hadapan para penggemar olahraga di Australia Barat. Hal ini penting mengingat rekam jejaknya yang sempat mengalami kemunduran signifikan dalam pertarungan sebelumnya.
Pertarungan yang telah dijadwalkan berlangsung pada hari Sabtu, 2 Mei 2026, ini secara khusus diposisikan sebagai misi penebusan bagi Maddalena. Petarung berusia 29 tahun tersebut sangat termotivasi untuk mengembalikan momentum positifnya.
Kekalahan yang dialami Maddalena dari Islam Makhachev pada bulan November tahun sebelumnya menjadi catatan penting dalam karirnya. Kekalahan tersebut mengakhiri masa kepemimpinannya yang sempat bertahan selama 118 hari di divisi 170 pon (kelas welter).
Dilansir dari JABARONLINE.COM, pertarungan ini mempertemukan dua petarung dengan motivasi tinggi, di mana Maddalena mengincar kemenangan kandang dan Prates berusaha mencuri perhatian di panggung internasional. Persiapan kedua petarung kini memasuki fase krusial menjelang hari H.
"Duel ini sangat krusial bagi Maddalena sebagai ajang pembuktian diri di hadapan publik Australia Barat setelah mengalami kekalahan signifikan sebelumnya," demikian disampaikan mengenai pentingnya pertarungan ini bagi sang petarung tuan rumah.
Lebih lanjut, fokus utama Maddalena adalah menunjukkan bahwa kekalahan sebelumnya hanyalah sebuah batu sandungan, bukan akhir dari dominasinya di divisi tersebut. Ia bertekad untuk kembali ke jalur kemenangan secepatnya.
"Pertarungan yang akan berlangsung pada Sabtu, 2 Mei 2026, ini menjadi misi penebusan bagi Maddalena yang kini berusia 29 tahun," sebagaimana disorot mengenai jadwal dan usia petarung jelang laga penentu nasib tersebut.
Kekalahan dari sang juara bertahan sebelumnya telah memberikan pelajaran berharga bagi Maddalena dalam menyusun strategi bertarung di level tertinggi UFC. Ia kini diharapkan mampu menampilkan performa terbaiknya di hadapan pendukungnya.