PORTAL7.CO.ID - Kementerian Perhubungan (Kemenhub) telah menyiapkan sebuah kanal informasi resmi guna memberikan pembaruan terkini mengenai pergerakan mobilitas masyarakat selama periode libur Lebaran 2026. Langkah proaktif ini diambil sebagai upaya antisipasi terhadap potensi kemacetan parah dan perubahan kondisi cuaca selama masa angkutan hari raya.
Kanal pemantauan ini dirancang untuk menjadi sumber data yang akurat dan terverifikasi bagi seluruh pemudik dan masyarakat umum. Hal ini penting untuk memastikan masyarakat mendapatkan informasi yang sahih dan terhindar dari berita palsu atau data yang belum teruji kebenarannya.
Dukungan operasional untuk pemantauan ini juga diperkuat oleh Posko Pusat Angkutan Lebaran Terpadu 2026. Posko ini berfungsi sebagai pusat koordinasi utama di tingkat nasional selama berlangsungnya seluruh rangkaian kegiatan Angkutan Lebaran.
Menteri Perhubungan (Menhub) Dudy Purwagandhi menekankan pentingnya kanal resmi ini dalam memudahkan akses informasi publik. "Melalui Nusantara Hub, masyarakat dapat memantau informasi terkini seputar kondisi lalu lintas dan transportasi, cuaca, serta titik-titik rawan di sejumlah simpul transportasi penting," kata Dudy Purwagandhi dalam keterangan resminya.
Nusantara Hub sendiri merupakan platform digital terintegrasi yang dikembangkan secara khusus oleh Kemenhub. Platform ini bertujuan untuk menyokong layanan transportasi lintas moda secara komprehensif dan terpadu.
Lebih lanjut, platform digital tersebut juga dimanfaatkan untuk menyukseskan penyelenggaraan program mudik gratis yang terintegrasi. Tujuannya adalah mewujudkan pelayanan mudik yang lebih aman, transparan, dan terstruktur bagi masyarakat pengguna transportasi.
Menhub Dudy Purwagandhi menegaskan komitmen pemerintah dalam menjaga kualitas layanan. "Pemerintah berkomitmen untuk memastikan seluruh fasilitas transportasi dan pelayanan publik selama masa mudik dan balik Lebaran dapat berjalan dengan baik," tegasnya.
Data historis dari Kementerian Perhubungan memproyeksikan bahwa puncak kepadatan arus mudik akan terjadi pada hari Rabu, 18 Maret 2026, yang bertepatan dengan H-3 Lebaran, dengan peningkatan pergerakan di berbagai moda transportasi. Sementara itu, prediksi puncak arus balik diperkirakan akan jatuh pada tanggal 24 Maret 2026.
Oleh karena itu, Kemenhub mengimbau seluruh masyarakat untuk secara rutin memeriksa perkembangan situasi perjalanan melalui kanal resmi yang telah disediakan. Informasi ini dilansir dari Money.