PT Pelayaran Nasional Indonesia atau PT Pelni resmi menambah frekuensi pelayaran KM Kelud dari Pelabuhan Belawan, Medan. Langkah strategis ini diambil guna mengantisipasi lonjakan jumlah penumpang menjelang masuknya bulan suci Ramadan tahun 2026. Penambahan jadwal tersebut diharapkan mampu melayani kebutuhan mobilitas masyarakat yang diprediksi meningkat signifikan.
Berdasarkan rilis resmi, KM Kelud akan melayani rute pelayaran menuju Tanjung Balai Karimun, Batam, hingga Pelabuhan Tanjung Priok di Jakarta. Jadwal pelayaran tambahan ini mulai berlaku efektif sejak bulan Februari hingga awal April 2026 mendatang. Penumpang kini memiliki lebih banyak pilihan waktu keberangkatan dari dermaga utama di wilayah Sumatera Utara tersebut.
Pelayaran perdana dalam rangkaian ini dijadwalkan tiba pada 3 Februari 2026 sebelum diberangkatkan kembali menuju Jakarta pada awal Maret. Selanjutnya, terdapat jadwal keberangkatan intensif pada tanggal 10, 13, dan 15 Maret 2026 dengan tujuan utama Pelabuhan Batam. Ketersediaan armada ini menjadi prioritas perusahaan dalam menjaga kelancaran arus transportasi laut nasional.
Manajemen PT Pelni memastikan bahwa seluruh armada KM Kelud berada dalam kondisi prima untuk melayani rute padat tersebut. Penambahan jadwal ini juga mencakup keberangkatan pada tanggal 18, 20, dan 23 Maret 2026 yang menuju berbagai destinasi. Pihak otoritas pelabuhan juga telah berkoordinasi untuk memastikan kenyamanan penumpang selama proses embarkasi dan debarkasi.
Peningkatan frekuensi pelayaran ini diprediksi akan berdampak positif pada stabilitas harga tiket transportasi di wilayah tersebut. Dengan tersedianya lebih banyak slot keberangkatan, penumpukan calon penumpang di Pelabuhan Belawan diharapkan dapat diminimalisir dengan baik. Masyarakat pun diimbau untuk segera memesan tiket melalui aplikasi resmi atau agen mitra guna menghindari kehabisan kuota.
Menjelang akhir Maret 2026, jadwal pelayaran masih tersedia pada tanggal 29 dan 31 dengan tujuan akhir Pelabuhan Batam. Keberangkatan terakhir dalam periode ini dijadwalkan pada 1 April 2026 pagi hari setelah kapal bersandar sehari sebelumnya. Konsistensi jadwal ini merupakan bentuk komitmen perusahaan dalam mendukung tradisi mudik serta perjalanan ibadah masyarakat.
PT Pelni akan terus memantau perkembangan situasi di lapangan untuk menyesuaikan kapasitas jika terjadi lonjakan yang melebihi prediksi awal. Seluruh informasi mengenai perubahan jadwal atau penambahan kuota akan disampaikan secara transparan melalui kanal komunikasi resmi perusahaan. Keamanan dan keselamatan penumpang tetap menjadi prioritas utama dalam setiap operasional pelayaran lintas pulau ini.