PORTAL7.CO.ID - Konyaspor berhasil mengukirkan langkah signifikan di kompetisi domestik Turki setelah menyingkirkan Besiktas dari babak semifinal Ziraat Turkiye Kupasi musim 2026. Kemenangan tipis dengan skor akhir 1-0 ini diraih dalam pertandingan yang berlangsung sengit di Stadion Tupras pada Selasa, 5 Mei 2026.
Momen penentu kemenangan Konyaspor tercipta melalui eksekusi tendangan penalti yang sukses dilakukan pada masa tambahan waktu babak kedua. Hasil dramatis ini sekaligus menandai lolosnya Konyaspor ke partai puncak kompetisi tersebut untuk kedua kalinya sepanjang sejarah klub.
Pahlawan kemenangan tim tamu adalah gelandang Enis Bardhi, yang dipercaya menjadi algojo tendangan penalti pada menit krusial 90+8. Penalti ini diberikan wasit setelah terjadi pelanggaran di area terlarang Besiktas pada menit 90+5, yang sempat menghentikan jalannya pertandingan sejenak.
Meskipun harus menelan kekalahan memalukan di kandang sendiri, Besiktas sebenarnya menampilkan dominasi penguasaan bola dan berhasil menciptakan beberapa peluang emas. Tercatat dua kali upaya dari pemain Besiktas, yaitu El Bilal Toure pada menit ke-36 dan Orkun Kokcu di menit ke-64, hanya mampu membentur tiang gawang.
Kegagalan tersebut memicu ketegangan yang memuncak di tribun penonton Stadion Tupras, yang kemudian memaksa staf kepelatihan Besiktas melakukan perubahan strategi. Pelatih kemudian memasukkan pemain pengganti, Vaclav Cerny, pada menit ke-83, sebagai respons atas tuntutan publik tuan rumah.
Namun, pergantian pemain yang didorong oleh tekanan suporter tersebut ternyata tidak mampu memecahkan kebuntuan serangan tim berjuluk Elang Hitam tersebut. Kekalahan ini secara otomatis mengakhiri seluruh harapan Besiktas untuk meraih gelar di Piala Turki musim ini.
Suasana memanas terjadi seketika setelah peluit panjang dibunyikan, yang ditandai dengan gelombang protes keras dari para penggemar Besiktas. Sejumlah suporter bahkan dilaporkan melemparkan botol air ke arah area teknis tim sebagai ekspresi kekecewaan mendalam atas performa tim.
Dikutip dari berita yang beredar, para penggemar Besiktas secara kolektif menyerukan tuntutan pengunduran diri kepada pelatih kepala tim, Sergen Yalcin. Teriakan "istifa" yang masif menggema di lorong stadion, ditujukan langsung kepada sang pelatih.
Kemenangan ini membawa Konyaspor kembali bernostalgia dengan kejayaan mereka saat menjuarai ajang serupa pada musim kompetisi 2016-2017 silam. Saat ini, Konyaspor sedang menantikan lawan mereka di final, yaitu pemenang antara pertandingan antara Genclerbirligi melawan Trabzonspor.