PORTAL7.CO.ID - Pemerintah Republik Indonesia telah meluncurkan persiapan masif untuk mengantisipasi lonjakan mobilitas masyarakat selama periode mudik Hari Raya Idulfitri tahun 2026 mendatang. Persiapan ini berfokus pada penguatan sistem pemantauan di berbagai simpul transportasi nasional.

Total terdapat sekitar 1.560 pos pelayanan transportasi yang telah disiapkan oleh Kementerian Perhubungan untuk mengawasi pergerakan pemudik. Pos-pos strategis ini akan memonitor seluruh moda transportasi yang beroperasi di wilayah Indonesia.

Informasi ini disampaikan langsung oleh Direktur Prasarana Transportasi Jalan Ditjen Perhubungan Darat, Toni Taulan, saat ditemui di kantor Kementerian Perhubungan di Jakarta. Pernyataan tersebut disampaikan pada hari Senin, 16 Maret 2026.

Pemantauan terpadu ini mencakup empat sektor utama transportasi, yaitu laut, darat, udara, dan perkeretaapian. Langkah ini diambil guna memastikan keamanan dan ketertiban selama periode puncak perjalanan masyarakat.

Secara rinci, sektor angkutan laut akan diawasi melalui 264 titik simpul pemantauan yang telah ditentukan. Sementara itu, sektor perkeretaapian juga mendapat perhatian khusus dengan disediakannya sekitar 472 simpul pemantauan.

Untuk transportasi darat, fokus pengawasan meliputi 177 terminal yang ditetapkan sebagai titik pemantauan. Angka ini terdiri dari 115 terminal bertipe A dan 62 terminal yang merupakan terminal tipe B.

Selain terminal, angkutan penyeberangan disiapkan sebanyak 248 titik simpul pemantauan. Sementara itu, untuk angkutan darat secara umum, disiapkan juga sebanyak 257 titik simpul pengawasan lainnya.

Infrastruktur jalan tol dan arteri juga tidak luput dari pengawasan ketat, dengan adanya 43 jaringan di enam gerbang tol utama. Ditambah lagi, terdapat 44 jaringan pengawasan yang ditempatkan di jalan non-tol atau jalan arteri.

Kementerian Perhubungan menegaskan komitmennya untuk mengoptimalkan koordinasi lintas sektor demi menjamin keselamatan seluruh pemudik yang melakukan perjalanan. Hal ini merupakan prioritas utama dalam penyelenggaraan angkutan Lebaran tahun ini.